Upacara HUT Otonomi Daerah dan Hardiknas 2026 Digelar di Tahuna, Tekankan Penguatan Pelayanan dan Pendidikan

by -50 Views

Tahuna Manadolive.co.id — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Senin (4/5/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Gelora Santiago, Kelurahan Tona II, Kecamatan Tahuna Timur.

Upacara tersebut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Ketua Pengadilan Negeri Sangihe Sigit Triatmojo, perwakilan TNI-AL dan Kodim 1301/Sangihe, perwakilan Kejaksaan Negeri, anggota DPRD, para asisten daerah, pimpinan OPD, serta para penerima bantuan dan penghargaan.

Rangkaian upacara diawali dengan persiapan, masuknya pemimpin dan pembina upacara, pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, hingga pembacaan Pancasila dan UUD 1945.

Kegiatan juga diisi dengan pembacaan sejarah singkat otonomi daerah serta penyerahan berbagai penghargaan dan bantuan, di antaranya SK kenaikan pangkat, SK pensiun, bantuan bagi korban bencana, serta hadiah bagi pemenang lomba antar sekolah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tendris Bulahari menegaskan bahwa momentum peringatan HUT Otonomi Daerah dan Hardiknas menjadi refleksi penting dalam memperkuat komitmen pelayanan publik dan pembangunan sumber daya manusia.

“Sebagai daerah kepulauan di kawasan perbatasan utara Indonesia, otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, tetapi tanggung jawab untuk memastikan pelayanan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di pulau-pulau terluar,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan, penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas SDM, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Di bidang pendidikan, Bulahari menekankan pentingnya pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.

“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan masa depan. Tantangan seperti keterbatasan akses, sarana prasarana, serta peningkatan kompetensi guru harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe serta mengingatkan pentingnya menjaga komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menyinggung kesiapan pelaksanaan pemilihan kepala kampung di 118 kampung agar berjalan transparan dan sesuai ketentuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.