Tahuna , ManadoLive.co.id — Sebuah perahu pambut jenis Pusu milik nelayan di Kampung Matutuang, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, terbakar hebat saat hendak dihidupkan, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.15 WITA.
Peristiwa yang terjadi di kawasan Pantai Bangka tersebut diduga dipicu korsleting pada mesin perahu. Percikan api kemudian menyambar bahan bakar bensin hingga membuat kobaran api dengan cepat membesar dan melahap seluruh badan perahu.
Kapolsek Marore IPDA Edy Wanihi, S.H. membenarkan kejadian tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Berdasarkan laporan awal yang disampaikan Kapolsek Marore kepada Kapolres Kepulauan Sangihe, kejadian bermula sekitar pukul 06.50 WITA. Pemilik perahu, Junmar Mokodompis (40), berangkat dari rumahnya menuju Pantai Bangka.
Setibanya di lokasi, Junmar naik ke perahu pambut miliknya yang sedang berlabuh di laut, tidak jauh dari pinggiran pantai. Ia kemudian bermaksud menghidupkan mesin sebagai persiapan untuk melaut.
Namun, saat mesin dinyalakan, tiba-tiba terjadi korsleting yang menimbulkan percikan api. Percikan tersebut diduga menyambar tangki berisi bahan bakar bensin.
Dalam hitungan singkat, api membesar dan membakar bagian-bagian perahu hingga seluruh badan perahu dilalap si jago merah.
Menyadari situasi semakin berbahaya, Junmar langsung menyelamatkan diri dengan melompat ke laut dan menjauh dari perahu yang terbakar.
Kobaran api kemudian terlihat oleh sejumlah warga Kampung Matutuang. Warga bergegas menuju Pantai Bangka dan berupaya membantu memadamkan api.
Setelah api berhasil dipadamkan, warga bersama-sama mengevakuasi bangkai perahu dari laut ke daratan pantai.
Dalam kejadian tersebut, satu unit perahu pambut jenis Pusu serta dua mesin perahu merek RYU berkapasitas masing-masing 18 PK hangus terbakar.
Tidak ada korban jiwa maupun korbanluka dalam peristiwa tersebut. Namun, Junmar Mokodompis, warga Kampung Matutuang Lindongan I, Kecamatan Marore, mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp25 juta
Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting mesin saat perahu hendak dihidupkan, yang kemudian menyambar bahan bakar di dalam tangki.







