Kebakaran Lahan Kosong di Manente Nyaris Lahap Gedung Gereja

by -105 Views

TAHUNA, ManadoLive.co.id — Kebakaran melanda lahan kosong milik Hendra Siliang alias Ko’ Ance di Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 11.45 WITA.

Lahan seluas kurang lebih 100 meter persegi yang berada di RT 006/RW 003 tersebut terbakar. Kobaran api bahkan sempat membesar dan nyaris merembet ke bagian belakang samping kanan Gedung Gereja GMIST El-Shaday Manente yang berada tepat di sisi lahan.

Peristiwa itu diketahui setelah sejumlah warga mendatangi Lurah Manente, Heskia Tulas, S.AP, dan melaporkan adanya kebakaran. Mendapat informasi tersebut, lurah langsung menuju lokasi.

Setibanya di tempat kejadian, Tulas mendapati api telah membesar. Sejumlah warga juga telah berupaya melakukan pemadaman secara mandiri dengan memanfaatkan air dari jaringan PDAM di sekitar lokasi.

Melihat kondisi api yang berpotensi membahayakan bangunan gereja, Lurah Manente kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk membantu proses pemadaman.

Sementara itu, seorang saksi, Efin Tumentalo (29), mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi pihak keluarga saat sedang bekerja di bengkel sekitar pukul 12.00 WITA.

Efin kemudian bergegas menuju rumahnya. Saat melintasi lokasi lahan kosong milik Hendra Siliang, api sudah berhasil dipadamkan. Di lokasi, telah berada petugas Damkar dan personel kepolisian.

Namun, Efin mengungkapkan bahwa sehari sebelum kejadian, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 21.00 WITA, dirinya sempat melihat Wawan Katungo alias Uti sedang membakar sampah di lahan kosong tersebut.

Menurut Efin, saat itu api sudah cukup besar. Ia bahkan sempat menegur dan memarahi Wawan karena aktivitas pembakaran dilakukan di tengah kondisi musim kemarau dan berada di area lahan kosong yang rawan terjadi penyebaran api.

Setelah menerima laporan kebakaran, petugas Damkar bersama petugas PDAM menggunakan mobil pemadam dan mobil tangki air menuju lokasi. Personel Polres Kepulauan Sangihe di bawah pimpinan Kasat Intelkam IPTU Trisno Bialelang serta personel Polsek Tahuna yang dipimpin Kapolsek IPTU Chergli Sarite, S.Pd, turut diterjunkan untuk membantu penanganan.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama. Sekitar pukul 12.20 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan Gereja GMIST El-Shaday Manente.

Setelah memastikan kondisi lokasi aman, petugas kepolisian dan Damkar meninggalkan tempat kejadian.

Peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan, terlebih di tengah kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko kebakaran meluas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.