Tahuna manadolive.co.id – Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP, memimpin langsung keberangkatan personel Polres Kepulauan Sangihe ke Kecamatan Marore untuk meninjau kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang terjadi pada Senin (8/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres bersama rombongan menggunakan Kapal Motor Sabuk Nusantara 95 menuju wilayah terdampak. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe IPTU Stefi Sweetly Sumolang, SH, MH, Kasat Narkoba IPTU Muhammad Idwan Mahalieng, SH, MH, Kasat Intelkam IPTU Trisno Bialelang, Kasi Propam IPDA Jefri Mandagi, SH, Kasat Polairud IPTU Jeferson Pusungulaa, serta Kapolsek Marore IPDA Irmawan.
Kapolres AKBP Abdul Kholik mengatakan kehadiran jajaran Polres Kepulauan Sangihe di Kecamatan Marore merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Kami datang untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat pascagempa serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif. Selain itu, kami juga akan bergabung dengan pemerintah daerah dalam upaya membantu warga yang terdampak bencana,” ujar Abdul Kholik.
Menurutnya, bantuan dan perhatian akan difokuskan kepada masyarakat di tiga kampung yang berada di wilayah Kecamatan Marore yang mengalami dampak akibat gempa bumi tersebut.
Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Kepulauan Sangihe akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan penanganan pascabencana berjalan dengan baik serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam proses pemulihan pascagempa di Kecamatan Marore.












