Bupati Thungari Rayakan Paskah Bersama Jemaat GMIST Maranatha di Boulevard Tahuna

by -606 Views

Tahuna Manadolive.co.id — Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, merayakan Paskah bersama Jemaat GMIST Maranatha Tahuna dalam ibadah subuh yang digelar di kawasan Boulevard Tahuna, Minggu (5/4/2026).

Ibadah yang berlangsung di area terbuka tersebut dipimpin Ketua Majelis Pekerja Jemaat (MPJ) GMIST Maranatha Tahuna, Pdt. Gritha Dumaili Luase, M.Th, didampingi sejumlah pelayan, yakni Pdt. Sintike Patras Dalope, S.Th, Pdt. Mathilda Marsesa-Ponto, S.Teol, serta Pdt. Emeritus E. Maitulung-Mapia, S.Th.
Dalam khotbahnya, Pdt. Gritha mengawali dengan pembacaan Alkitab dari Lukas 24:1-12, yang mengisahkan kebangkitan Yesus Kristus melalui kesaksian para perempuan yang mendapati kubur telah terbuka dan kosong.

Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi dasar iman dan pengharapan bagi umat Kristiani.
Turut hadir dalam ibadah tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Cherry Thungari Soeyoenus, yang mendampingi Bupati mengikuti seluruh rangkaian ibadah.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari mengaku bersyukur dapat merayakan Paskah bersama Jemaat GMIST Maranatha, yang disebutnya sebagai “tetangga sendiri”, mengingat keluarganya pernah tinggal di kawasan Boulevard Tahuna pada 2016 hingga 2024.

“Saya sering mendengar adanya ibadah subuh di Boulevard, dan saat ini akhirnya saya bersama istri bisa merayakan Paskah di tempat ini,” ujar Thungari.

Ia juga menyampaikan pengalaman pribadinya mengikuti ibadah subuh yang menurutnya tidak mudah, terutama ketika cuaca kurang bersahabat. Namun, hal tersebut justru menjadi bagian dari penguatan iman, yang disampaikannya dengan gaya santai dan mengundang tawa jemaat.

Lebih lanjut, Thungari mengapresiasi cara Jemaat GMIST Maranatha Tahuna merayakan Paskah di ruang terbuka, yang dinilainya mencerminkan sukacita dan semangat kebersamaan umat.

Menurutnya, perayaan Paskah merupakan momentum penting yang menandai harapan baru dan sukacita besar bagi umat percaya. Ia juga mengajak jemaat, khususnya generasi muda, untuk memahami makna Paskah secara lebih mendalam.

Mengusung tema “Kebangkitan Kristus Buah Ketaatan dan Pengabdian”, Thungari mengajak jemaat untuk tidak hanya memahami kebangkitan Kristus secara teologis, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kebangkitan Kristus seharusnya mendorong kita untuk hidup dalam ketaatan, bertumbuh dalam iman, serta mengabdikan diri dalam pelayanan kepada sesama tanpa pamrih,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk bersyukur atas perlindungan Tuhan, menyusul peristiwa gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo yang sempat mengguncang wilayah Sangihe namun tidak menimbulkan dampak besar.

“Dibandingkan dengan daerah lain yang mengalami korban jiwa besar akibat gempa dengan kekuatan serupa, kita patut bersyukur karena Sangihe tetap aman dalam lindungan Tuhan,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Thungari, atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Daerah, menyampaikan ucapan selamat merayakan Paskah kepada seluruh jemaat dan masyarakat.

“Selamat merayakan Paskah, kiranya damai dan sukacita kebangkitan Kristus senantiasa menyertai kita semua,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.