Warga Talengan Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Polisi Lakukan Penyelidikan

by -572 Views

Tahuna Manadolive.co.id — Seorang warga Kampung Talengen, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya pada Selasa (6/1/2026) pagi. Korban diketahui bernama A. P. (25), yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara gantung diri.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P. melalui Kapolsek Tabukan Tengah IPTU P. M muntu menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WITA di rumah keluarga Pasalia–Masoara, Lindongan II Kampung Talengen.

Kronologis kejadian berawal saat kakak korban, Ester Pasalia, diminta ibunya untuk memeriksa korban yang belum bangun dari kamar.

Saat pintu kamar diketuk dan dipanggil, korban tidak memberikan respons. Karena pintu terkunci dari dalam, saksi kemudian mendobrak pintu dan mendapati korban dalam kondisi tidak bergerak di atas tempat tidur.

Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar.

Beberapa tetangga yang datang ke lokasi memastikan kondisi korban dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa dan pihak kepolisian. Peristiwa ini kemudian diteruskan ke Polsek Tabukan Tengah untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan para saksi, korban diketahui memiliki kondisi kepribadian yang berbeda serta pernah mencoba melakukan percobaan bunuh diri pada tahun 2023, namun saat itu berhasil dicegah oleh keluarga.

Petugas kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) langsung melakukan tindakan kepolisian berupa pengamanan lokasi, olah TKP, serta pemeriksaan saksi-saksi.

Pemeriksaan awal oleh tenaga medis dari Puskesmas Kuma menyebutkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan, dengan penyebab kematian henti napas.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi, dan penolakan tersebut telah dituangkan dalam berita acara resmi sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kapolres Kepulauan Sangihe menyampaikan bahwa hingga saat ini, penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya belum diketahui, karena berdasarkan keterangan keluarga, korban tidak memiliki masalah yang menonjol dan dikenal sebagai pribadi pendiam.

Guna mengantisipasi beredarnya isu dan informasi tidak benar di tengah masyarakat, kepolisian telah melakukan pendekatan dan penggalangan terhadap keluarga korban, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Patroli juga dilakukan di sekitar rumah duka untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Polres Kepulauan Sangihe menegaskan akan terus melakukan pendalaman serta penyelidikan sesuai ketentuan hukum guna memastikan tidak adanya potensi gangguan kamtibmas akibat peristiwa tersebut. ( gustaf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.