MINSEL, MANADOLIVE. CO. ID— Keluhan Warga kelurahan Pondang kecamatan Amurang kabupaten Minahasa selatan menjadi pantawan Media, pasalnya” di tengah tengah kegelisahan warga lantaran wabah pandemi Covid’19 yang kian banyak menelan korban manusia, terlihat bahwa kelurahan Pondang yang di Nakhodai oleh Bapak Lurah Alfred Lapod hanya santai saja.
Hal ini di ungkapkan beberapa warga yang merasa resah karena melihat kampung halaman yang mereka cintai tidak siaga untuk disterilkan dengan penjagaan keamanan berupa pemasangan PORTAL. Wargapun mengungkapkan bahwa begitu banyak pengunjung dengan bebas masuk dan keluar kelurahan Pondang tanpa ada upaya pencegahan dari pihak pemerintah karena tidak ada penjagaan satu pintu seperti yang dilakukan oleh seenteru Desa dan kelurahan yang ada di kabupaten Minahasa selatan Ungkapnya. Saking merasa resah, kepada media hal ini dikeluhkan warga.
Lurah kelurahan Pondang Alfred Lapod saat ditemui tim Liputan di kediamannya membenarkan keluhan warga tersebut. Lurah mengatakan terkait hal itu kami sudah bicarakan dengan perangkat kelurahan yaitu kepala kepala lingkungan pada minggu kemarin, kami sudah putuskan untuk mencari APD agar bisa dipakai disaat kami akan bertugas menjaga Portal posko pencegahan Covid’19
Alfred Lapod juga menambahkan bahwa kami tidak boleh menjaga Portal apabilah tidak memakai APD sebagai pelindung diri sesuai anjuran bupati Ungkapnya. tapi kami sudah berusaha untuk mencari masker dan kaus tangan sampai saat ini kami tidak dapatkan tambah lurah.
Hal ini diProtes warga karena itu bukan jadi alasan yang tepat, tidaklah bijaksana seorang pemimpin yang hanya berdasarkan keputusan rapat bahwa “harus ada APD baru kami akan adakan penjagaan” katanya. Pengunjung yang datang silih berganti menambah keresahan bagi mereka. Warga mengatakan Lurah kelurahan pondang sudah sekian kali kami keluhkan untuk membuat Portal agar kami bisa merasa nyaman, tapi sampai pada saat ini semuanya hanya diabaikan saja Ungkap warga yang Identitasnya tidak dicatat.
Terekam tim Liputan bahwa, di Kelurahan Pondang tepatnya tanggal 7/4/2020 selasa malam tadi, Sementara perbincangan awak media dan Lurah Alfred, kami dikagetkan dengan laporan dari aparat kelurahan bahwa ada seorang pengunjung yang datang dari SINGAPURA untuk menemui kakaknya tapi tidak ada upaya pencegahan dari pihak pemerintah, semua itu terjadi karena tidak ada kesiapan pos penjagaan satu pintu.
Terlihat warga sekitar merasa panik dengan adanya kunjungan tersebut apalagi pengunjung itu datang dari luar negeri (temmy)













