Wali Kota Tomohon Hadiri Pelantikan Pengurus DPC ABPEDNAS

by -14 Views

TOMOHON, MANADOLIVE.CO.ID-

Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H. menghadiri kegiatan pelantikan dan pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), DPC Srikandi Jaga Desa, serta DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Kota Tomohon periode 2026–2031, yang dilaksanakan di Ruang Rapat DPRD Kota Tomohon, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah dalam mendukung tata kelola pemerintahan, pembangunan, ketertiban, keamanan, serta pemberdayaan masyarakat di Kota Tomohon.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan anugerah-Nya seluruh pihak dapat hadir dalam kegiatan tersebut dalam keadaan sehat dan diberkati.

Wali Kota mengatakan, pemerintahan yang kuat tidak hanya dibangun melalui kekuasaan, tetapi membutuhkan kerja sama, partisipasi, kepercayaan, serta kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat.

 

“Sebagai pemerintah, tentu kami menyadari bahwa pemerintahan yang kuat bukan berdiri atas kekuasaan semata, melainkan dibangun melalui kerja sama, partisipasi, kepercayaan, serta kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, keberadaan ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan ASLINMAS di Kota Tomohon memiliki arti penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan hingga di tingkat kelurahan.

Organisasi-organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyerap aspirasi masyarakat, menjaga ketertiban dan keamanan, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, tertib, aman, dan sejahtera.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., yang telah hadir dan melantik serta mengukuhkan kepengurusan organisasi tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Utara yang berkenan hadir dan melantik serta mengukuhkan kepengurusan organisasi ini,” kata Caroll Senduk.

Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran Kejaksaan Negeri Tomohon. Wali Kota berharap dukungan dan pendampingan jajaran Kejaksaan dapat membantu organisasi kemasyarakatan tersebut dalam membangun kehidupan masyarakat yang semakin berintegritas.

“Kehadiran dan dukungan jajaran Kejaksaan Republik Indonesia tentunya menjadi sebuah kehormatan sekaligus memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Kepada seluruh pengurus yang dilantik dan dikukuhkan, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan atas kesediaan mereka mengambil bagian dalam membangun karakter masyarakat Kota Tomohon yang kuat, tangguh, hebat, dan potensial.

Secara khusus, Wali Kota berharap ABPEDNAS dapat menjadi salah satu pilar dalam memperkuat kapasitas dan peran masyarakat dalam mendukung program pembangunan serta mendorong tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementara kepada DPC Srikandi Jaga Desa, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas semangat kaum perempuan yang mengambil bagian dalam pembangunan. Sedangkan ASLINMAS diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam menggerakkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Mari kita bergerak bersama, bersinergi bersama, dan berkarya bersama untuk Kota Tomohon yang kita cintai” ujar Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Tomohon beserta jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pelantikan dan pengukuhan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah daerah, dengan tujuan tidak hanya mendeklarasikan dan mengukuhkan organisasi, tetapi juga memastikan adanya penguatan organisasi setelah para pengurus dilantik.

“Kami berharap acara ini bisa ditindaklanjuti dengan penguatan organisasi daripada pengurus-pengurus yang sudah kita lantik. Karena itu, kami datang untuk menunjukkan kepedulian kami agar program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kajati.

Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, ia menyampaikan ucapan selamat dan berharap ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, serta ASLINMAS dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pattipeilohy kemudian menjelaskan bahwa ABPEDNAS dibangun dengan konsep mendorong agar berbagai program pemerintah dapat tumbuh dan berjalan dari tingkat paling bawah, yakni desa dan kelurahan.

Dalam perkembangannya, peran tersebut juga berkaitan dengan keberadaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Ia menjelaskan bahwa BPD dan LPMK memiliki fungsi yang relatif serupa sebagai bagian dari unsur masyarakat yang menjadi mitra kepala desa maupun lurah.

“Di dalam ABPEDNAS itu kita mengkonsolidasi teman-teman BPD. Sebenarnya BPD dan LPMK ini fungsinya sama, mirip, dan serupa, mendesain aturan-aturan yang ada di desa, yang kemudian juga mengkolaborasikan sebagai mitra daripada kepala desa dan lurah,” jelasnya.

Ia berharap organisasi-organisasi tersebut dapat membantu mengawasi, mendukung, menyampaikan informasi, sekaligus memberikan masukan terhadap pelaksanaan program pemerintah di tingkat desa dan kelurahan.

Dengan demikian, organisasi tersebut dapat menjadi mata dan telinga pemerintah dalam melihat kebutuhan nyata masyarakat, termasuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki.

Menurutnya, peran tersebut juga penting untuk mencegah munculnya persoalan hukum di tingkat desa dan kelurahan. Berbagai persoalan terkait aset negara, program pembangunan, maupun persoalan sosial dapat berkembang menjadi persoalan hukum apabila tidak ditangani sejak dini.

Karena itu, komunikasi, pengawasan, serta koreksi sejak dari tingkat bawah dinilai sangat penting agar berbagai program pemerintah dapat berjalan secara maksimal.

Terkait ASLINMAS, Kepala Kejati Sulut menjelaskan bahwa organisasi tersebut diharapkan menjadi mitra strategis yang berkolaborasi dengan unsur-unsur yang telah ada, termasuk TNI dan Polri di tingkat desa maupun kelurahan.

Menurutnya, keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat merupakan modal utama agar seluruh program pembangunan pemerintah dapat berjalan dengan baik.

“Masyarakat tertib dan tenteram itu dasar modal paling utama adalah kesadaran hukum,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara TNI, Polri, dan ASLINMAS dapat membangun kekuatan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan sosial, bencana, maupun permasalahan hukum yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kalau ini bisa terjadi, saya yakin pengembangan program pemerintah Pak Wali Kota semua akan berjalan dengan baik,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan agar kepala desa maupun lurah tidak terseret ke dalam persoalan hukum yang sebenarnya dapat diminimalisasi melalui pembinaan, komunikasi, pengawasan, dan pendampingan sejak awal.

Menurutnya, berbagai program prioritas pemerintah, termasuk ketahanan pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pendidikan, dan kesehatan, membutuhkan pengawasan serta komunikasi yang baik hingga ke tingkat paling bawah.

Ia menegaskan bahwa apabila terdapat persoalan dalam pelaksanaan suatu program, perlu dilihat secara objektif dan dilakukan koreksi sedini mungkin agar program pemerintah dapat mencapai sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Srikandi Jaga Desa Didorong Jadi Pelopor Pemberdayaan Perempuan

Dalam kesempatan tersebut, Pattipeilohy juga memberikan apresiasi terhadap keberadaan Srikandi Jaga Desa yang dinilainya memiliki semangat besar dalam mengambil bagian dalam berbagai persoalan sosial dan pembangunan.

Ia menyebut Srikandi Jaga Desa telah melakukan berbagai kegiatan dan konsolidasi sejak terbentuk, termasuk perhatian terhadap bidang kesehatan, pangan, ketahanan pangan, pendidikan, dan ketenagakerjaan.

Ia juga menyampaikan bahwa Srikandi Jaga Desa telah menjalin kerja sama dengan pihak Jepang dalam membuka peluang pelatihan dan kesempatan kerja bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk bekerja di Jepang.

“Selama itu bisa kemudian dididik dan dilatih untuk bisa bekerja di Jepang, mereka sangat terbuka,” jelasnya.

Pattipeilohy memberikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Srikandi Jaga Desa dan berharap organisasi tersebut dapat terus berkembang serta menjadi pelopor dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Ia kembali mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, dan DPC ASLINMAS Kota Tomohon yang telah dilantik dan dikukuhkan.

“Semoga momentum hari ini kita jadikan satu awal untuk kita melakukan pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di Kota Tomohon,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dr. Feri Tas, S.H., M.H., M.Si., beserta jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara; Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara Ir. Stefanus Ban Liow, M.A.P.; Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara Ns. Gresti Masi; Ketua DPD ASLINMAS Sulawesi Utara Brian J. Waleleng, S.H., M.Kn.; Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Adi Imanuel Palebangan, S.H., M.H.; Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Johny Runtuwene; Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Donald Pondaag bersama anggota DPRD yang hadir; Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P.; Korwil Bin Tomohon Avons Menge, S.STP.; Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E. bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon; Pendeta Julius Tumiwan; serta Ketua dan seluruh pengurus DPC ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, dan DPC ASLINMAS Kota Tomohon yang baru dilantik dan dikukuhkan. ( edel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.