Upacara Adat Tulude dan HUT ke-601 Sangihe Dihadiri Wakil Gubernur Sulut

by -79 Views

Tahuna, Manadolive.co.id — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Upacara Adat Tulude yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-601 Daerah Kepulauan Sangihe di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat nuansa budaya, serta dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara bersama unsur pemerintah Propinsi dan daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tamu undangan dari dalam maupun luar daerah.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dalam sambutannya menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaan dan berkat sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dalam suasana sukacita dan kebersamaan.

Ia menegaskan Upacara Adat Tulude bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan wujud ungkapan syukur masyarakat Nusa Utara atas perjalanan hidup sekaligus momentum refleksi untuk menyongsong masa depan dengan penuh harapan.

Menurut Bupati, tema Tulude tahun ini yang bermakna ajakan untuk bersukacita dalam berkat dan rahmat Tuhan mengandung pesan agar masyarakat mampu memaknai setiap peristiwa kehidupan, baik suka maupun duka, sebagai bagian dari proses pendewasaan iman dan pembentukan karakter. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk tokoh adat, pemuda, serta masyarakat Sangihe di perantauan yang turut hadir memeriahkan perayaan tersebut.

Sementara itu, sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay menyebut peringatan HUT ke-601 Sangihe sebagai momentum bersejarah yang menandai perjalanan panjang lebih dari enam abad. Sangihe diibaratkan sebagai kapal besar yang mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan zaman berkat persatuan masyarakat, kekuatan iman, serta kearifan lokal yang terus terjaga.

Dalam sambutan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian Kabupaten Kepulauan Sangihe, di antaranya prestasi di bidang pelayanan kependudukan, kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan keuangan daerah dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu, Sangihe dinilai berhasil mempertahankan identitas budaya di tengah arus modernisasi.
Upacara Adat Tulude tahun ini turut dimeriahkan beragam atraksi seni dan budaya daerah.

Prosesi pemotongan kue adat Tamo menjadi salah satu momen yang paling dinantikan, disusul penampilan tarian tradisional Salo dari Kampung Tariang Lama, Salurang, dan Empat Wayer. Pertunjukan musik bambu Kalaeng oleh kelompok Irama Karya Enengpahembang semakin menambah semarak suasana.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran TNI–Polri, pimpinan instansi vertikal, perbankan, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai kecamatan di wilayah Kepulauan Sangihe.

Momentum Tulude dan peringatan HUT daerah ini diharapkan semakin mempererat persaudaraan, memperkokoh jati diri budaya, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe yang maju, beriman, dan sejahtera.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.