Tragis! Pendeta 67 Tahun Tewas Terperosok ke Lubang Tambang Sedalam 16 Meter di Sangihe

by -8 Views

TAHUNA, ManadoLive.co.id — Nasib tragis menimpa Margaretha Tohis (67), seorang pendeta asal Kampung Tumalede, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Margaretha ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang tambang sedalam sekitar 16 meter, Senin (5/10/2026) sore.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, korban diduga sedang mencari kayu bakar di sekitar lokasi tambang yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Diduga terpeleset, korban kemudian terperosok ke dalam lubang tambang. Nahas, penutup lubang tersebut jebol sehingga korban jatuh ke dasar lubang.

Suami korban, Januari Tuwoisi, yang berada di rumah sekitar 15 meter dari lokasi kejadian, mengaku mendengar suara seperti benda jatuh ke dalam lubang.

Curiga dengan suara tersebut, Januari segera bergegas menuju lokasi. Sesampainya di sana, ia mendapati penutup lubang tambang telah jebol dan mengetahui istrinya terjatuh ke dalam lubang.

Januari kemudian meminta bantuan warga sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 15.40 WITA, saksi lainnya, Samuel Tuwoisi, yang berada di camp tambang miliknya sekitar 150 meter dari lokasi, didatangi Januari.

Samuel kemudian memanggil sejumlah rekannya untuk bersama-sama melakukan upaya evakuasi terhadap korban.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tabukan Selatan IPDA Abdul Karim Mahalieng, S.H., bersama personel Polsek Tabukan Selatan langsung menuju lokasi kejadian.

Petugas melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengecek kondisi korban, meminta keterangan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses evakuasi.

Setelah melalui proses evakuasi, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam lubang sekitar pukul 17.00 WITA.Namun, upaya pertolongan tersebut berakhir duka. Margaretha ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Polisi selanjutnya mendokumentasikan lokasi kejadian dan melakukan pendataan terhadap para saksi sebagai bagian dari penanganan peristiwa tersebut.

Hingga laporan dibuat, situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Personel kepolisian juga masih melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar lubang tambang.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius terhadap keberadaan lubang-lubang tambang terbuka di sekitar permukiman warga. Lubang yang tidak dilengkapi pengamanan maupun penutup yang memadai dapat menjadi ancaman keselamatan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.