Thungari lepas Pawai Takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah/

by -132 Views

Tahuna manadolive.co.id  – Pawai malam takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe berlangsung meriah dan penuh khidmat, Jumat (20/3/2026) malam.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Jalan Stadion Tona, Kelurahan Tona I, Kecamatan Tahuna Timur ini diikuti sekitar 1.000 jamaah dari berbagai kalangan masyarakat.

Pawai takbiran tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Danlanal Tahuna Kolonel Hadi Subandi, Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, serta unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan kalam ilahi, laporan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI), hingga sambutan Bupati Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menekankan bahwa pawai takbiran bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam.

“Takbiran yang kita lantunkan malam ini bukan hanya gema suara, tetapi panggilan jiwa yang menyatukan daratan dan lautan, mencerminkan karakter masyarakat bahari yang religius,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memaknai Idul Fitri sebagai momentum memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan.

Menurutnya, sebagai daerah kepulauan di wilayah perbatasan, masyarakat Sangihe memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga harmoni sosial serta memperkuat identitas sebagai masyarakat yang religius, berbudaya, dan menjunjung tinggi persatuan.

“Melalui kegiatan ini, saya juga mengajak generasi muda untuk menjadikannya sebagai ruang pembelajaran nilai kehidupan, di mana takbir harus diwujudkan dalam sikap jujur, kerja keras, serta menjaga persatuan,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan lantunan takbir, doa bersama, serta penyerahan bendera старт (start) sebagai tanda dimulainya pawai.

Secara resmi, pawai malam takbiran dilepas oleh Bupati Kepulauan Sangihe, yang kemudian diikuti para peserta dengan penuh antusias menyusuri rute yang telah ditentukan. ( gustaf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.