Rumah Warga di Mahumu I Tamako Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta

by -371 Views

TAHUNA, MANADOLIVE.CO.ID – Sebuah rumah milik keluarga Yeni Kampeusawang di Lindongan I, Kampung Mahumu I, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Kapolsek Tamako, AKP Meldy Roring, S.H., mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Yeni Kampeusawang, sekitar pukul 19.30 Wita ia meninggalkan kediamannya untuk mengunjungi keponakannya, Linda Tambanaung, yang tinggal sekitar 150 meter dari rumahnya. Setibanya di rumah sang keponakan, Yeni sempat beristirahat hingga tertidur.
Tidak lama kemudian, ia terbangun setelah mendengar teriakan seorang warga, Yasmin Sasebohe, yang memberitahukan bahwa rumahnya terbakar. Yeni segera menuju lokasi dan mendapati kobaran api telah membesar. Warga yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya tidak berhasil menyelamatkan bangunan, sehingga rumah tersebut hangus terbakar.
Saksi mata, Yasmin Sasebohe (49), menuturkan bahwa dirinya bersama suami saat itu sedang mempersiapkan perlengkapan untuk melaut ketika melihat kobaran api muncul dari bagian atap rumah korban. Ia kemudian berteriak meminta bantuan warga. Masyarakat yang berdatangan langsung berusaha memadamkan api, namun besarnya kobaran membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.
Hasil analisis sementara Polsek Tamako mengindikasikan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Proses pemadaman juga terkendala minimnya debit air di Kampung Mahumu I akibat cuaca panas berkepanjangan.
Selain itu, jauhnya jarak lokasi kebakaran dari Pos Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Sangihe yang harus ditempuh melalui jalur laut turut menjadi kendala dalam penanganan, sehingga api lebih cepat melahap bangunan sebelum bantuan pemadam dapat tiba.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Tamako telah berkoordinasi dengan pemerintah kampung setempat, melakukan pendataan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polsek Tamako juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing serta memastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi aman untuk mengurangi risiko terjadinya peristiwa serupa. Warga di Mahumu I Tamako Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta
TAHUNA, MANADOLIVE.CO.ID – Sebuah rumah milik keluarga Yeni Kampeusawang di Lindongan I, Kampung Mahumu I, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Kapolsek Tamako, AKP Meldy Roring, S.H., mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Yeni Kampeusawang, sekitar pukul 19.30 Wita ia meninggalkan kediamannya untuk mengunjungi keponakannya, Linda Tambanaung, yang tinggal sekitar 150 meter dari rumahnya. Setibanya di rumah sang keponakan, Yeni sempat beristirahat hingga tertidur.
Tidak lama kemudian, ia terbangun setelah mendengar teriakan seorang warga, Yasmin Sasebohe, yang memberitahukan bahwa rumahnya terbakar. Yeni segera menuju lokasi dan mendapati kobaran api telah membesar. Warga yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya tidak berhasil menyelamatkan bangunan, sehingga rumah tersebut hangus terbakar.
Saksi mata, Yasmin Sasebohe (49), menuturkan bahwa dirinya bersama suami saat itu sedang mempersiapkan perlengkapan untuk melaut ketika melihat kobaran api muncul dari bagian atap rumah korban. Ia kemudian berteriak meminta bantuan warga. Masyarakat yang berdatangan langsung berusaha memadamkan api, namun besarnya kobaran membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.
Hasil analisis sementara Polsek Tamako mengindikasikan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Proses pemadaman juga terkendala minimnya debit air di Kampung Mahumu I akibat cuaca panas berkepanjangan.
Selain itu, jauhnya jarak lokasi kebakaran dari Pos Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Sangihe yang harus ditempuh melalui jalur laut turut menjadi kendala dalam penanganan, sehingga api lebih cepat melahap bangunan sebelum bantuan pemadam dapat tiba.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Tamako telah berkoordinasi dengan pemerintah kampung setempat, melakukan pendataan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polsek Tamako juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing serta memastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi aman untuk mengurangi risiko terjadinya peristiwa serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.