Tahuna Manadolive.co.id — Warga Lindongan II Kampung Bulo, Kecamatan Tabukan Selatan, digemparkan oleh penemuan seorang pria yang meninggal dunia dengan cara gantung diri pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.30 WITA. Korban diketahui bernama C.T. alias Opa Kere (67), seorang nelayan yang telah menetap bersama keluarga keponakannya selama 10 tahun terakhir.
Kapolsek Tabukan Selatan, IPTU Budiyanto Salindeho, SH, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui oleh kerabat korban, Prince Siangitu, yang curiga karena panggilannya tidak direspons. Saat memeriksa melalui ventilasi kamar, Prince melihat korban sudah dalam posisi tergantung.
Kejadian itu segera dilaporkan kepada Sakeos Yakob, keponakan kandung korban. Sakeos kemudian memanggil istrinya, Densiana Bukakase, yang membuka pintu kamar menggunakan gagang sapu dan memastikan kondisi korban sudah tidak bernyawa. Peristiwa tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala Lindongan dan warga sekitar.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui telah menderita Tuberkulosis (TBC) sejak awal tahun 2025 dan menjalani pengobatan selama enam bulan. Namun kesehatannya tidak membaik seperti semula, sehingga membuatnya kesulitan beraktivitas. Hal itu diduga menjadi pemicu stres dan depresi yang dialami korban.
“Korban beberapa kali mengeluhkan rasa putus asa dan pernah mengatakan bahwa dirinya merasa bosan hidup,” ujar Sakeos Yakob. Meski begitu, korban dikenal tidak pernah terlibat perselisihan selama tinggal bersama keluarga.
Saksi lainnya, Densiana Bukakase, menambahkan bahwa korban ditemukan dalam posisi duduk di kursi dengan tali nilon yang terikat pada ventilasi jendela kamar. Ia menduga korban nekat mengakhiri hidup lantaran tekanan psikologis akibat sakit yang tidak kunjung membaik.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta mengamankan barang bukti. Pihak keluarga menolak autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menyimpulkan bahwa korban diduga kuat melakukan bunuh diri akibat depresi yang dipicu kondisi kesehatan. Kendati demikian, aparat akan terus memantau perkembangan serta mengantisipasi munculnya isu dan spekulasi di tengah masyarakat.
Situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif. Polsek Tabukan Selatan mengimbau warga agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan tetap menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang.













