Tahuna Manadolive.co.id– Seorang pria berinisial FL (50), warga Kampung Kauhis Lindongan IV, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, ditemukan meninggal dunia di rumah keluarganya pada Sabtu (13/6/2026) siang.
Korban diketahui berprofesi sebagai petani dan selama ini tinggal seorang diri di rumah milik orang tuanya di Kampung Kauhis.
Kapolsek Manganitu, IPTU Robert Supit, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang kerabat korban yang datang ke rumah untuk mengambil kursi yang sebelumnya dipinjam korban untuk keperluan ibadah.
Sekitar pukul 14.40 Wita, saksi tiba di lokasi dan mendapati pintu depan rumah dalam keadaan tertutup. Setelah beberapa kali memanggil namun tidak mendapat respons, saksi kemudian melihat ke dalam rumah melalui jendela.
Dari pengamatan tersebut, saksi melihat korban berada dalam posisi terlentang di atas kasur di ruang tamu. Karena tidak memperoleh jawaban, saksi kemudian masuk melalui pintu belakang yang dalam keadaan terbuka dan mendekati korban.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, saksi tidak menemukan tanda-tanda pernapasan pada korban serta melihat adanya cairan yang keluar dari mulut korban. Saksi kemudian segera memberitahukan keluarga dan aparat setempat.
Informasi tersebut diteruskan kepada pemerintah kampung dan dilaporkan ke Polsek Manganitu.
Menerima laporan sekitar pukul 15.00 Wita, personel Polsek Manganitu yang dipimpin langsung Kapolsek IPTU Robert Supit bersama tenaga medis dari Puskesmas Manganitu segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pemeriksaan.
Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Manganitu guna dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil koordinasi dengan dokter yang menangani, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 12 hingga 24 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dideritanya. Keluarga juga menyampaikan bahwa almarhum memiliki riwayat hipertensi yang diketahui sejak menjalani pemeriksaan kesehatan pada tahun sebelumnya.
Menurut keterangan keluarga, setelah mengetahui kondisi kesehatannya tersebut, korban telah menghentikan kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengajukan permintaan visum luar dan memberikan penjelasan terkait pelaksanaan autopsi.
Namun demikian, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah yang diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan korban.












