Polsek Kendahe Bersama Warga Berhasil Temukan Nelayan yang Diduga Hilang Saat Melaut

by

Tahuna, Manadolive.co.id — Kepolisian Sektor (Polsek) Kendahe bersama masyarakat Kampung Talawid berhasil menemukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan diduga hilang saat melaut di perairan Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (26/12/2025).

Korban diketahui bernama Rusli Katiandago (56), seorang laki-laki kelahiran Talawid, 6 April 1969.

Ia beragama Islam, bekerja sebagai swasta, dan tercatat berdomisili di Toli-toli, Sulawesi Tengah. Korban dilaporkan tidak kembali ke rumah setelah melaut sejak Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.

Kapolsek Kendahe IPDA Chergly Sarite menjelaskan, laporan orang hilang diterima oleh anggota jaga Polsek Kendahe, Aipda Sahlan Lumiu, pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 11.00 WITA. Laporan tersebut disampaikan oleh Fatmawati Katiandago, adik kandung korban.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban melaut menggunakan perahu dayung dan diketahui mengalami gangguan kejiwaan berupa depresi,” ujar Kapolsek.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 15.00 WITA, tim pencarian yang dipimpin Kasium Polsek Kendahe Aiptu Supardin bersama enam warga Kampung Talawid melakukan pencarian menggunakan perahu pelang. Perahu tersebut disiapkan oleh Camat Kendahe Irwin R. Sasiang, SP, dengan arah pencarian ke wilayah selatan perairan Kecamatan Kendahe.

Sekitar pukul 17.30 WITA, korban berhasil ditemukan di perairan Kecamatan Manganitu Selatan dalam kondisi masih berada di atas perahu yang sudah terisi air.

Selanjutnya korban dievakuasi dan tiba di Kampung Kendahe II, Kecamatan Kendahe, pada pukul 20.30 WITA untuk kemudian dibawa ke Puskesmas guna menjalani pemeriksaan kesehatan.

Setelah dinyatakan dalam kondisi stabil, korban dipulangkan ke rumah keluarga Katiandago–Parimalang, kakak kandung korban, pada pukul 21.50 WITA.

Dalam penanganan kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya menerima laporan, berkoordinasi dengan instansi terkait, melakukan pencarian dan evakuasi korban, serta mengumpulkan bahan keterangan.

Diketahui, meskipun tercatat sebagai warga Toli-toli, Sulawesi Tengah, korban merupakan warga asli Kampung Talawid dan baru sekitar lima hari berada di kampung tersebut sebelum kejadian berlangsung. (gustaf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.