Polres Sangihe Siap Kawal Penyaluran Bantuan Air Bersih, Warga Diminta Waspadai Karhutla

by -398 Views

Tahuna, manadolive.co.id — Polres Kepulauan Sangihe menyatakan siap mendukung Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam penyaluran bantuan bagi desa-desa yang mengalami kekeringan.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Edwin J. Humokor mengatakan, jajaran Polres Sangihe akan menyiapkan personel untuk membantu kelancaran kegiatan penyaluran bantuan, khususnya ke wilayah yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, dukungan personel tersebut merupakan bentuk sinergi kepolisian bersama pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.

“Kami siap membantu personel untuk mendukung kegiatan penyaluran, sehingga bantuan dapat disalurkan kepada desa-desa yang memang mengalami kekeringan,” ujar AKBP Edwin.

Selain persoalan kekeringan, Kapolres juga menyoroti potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang perlu diantisipasi bersama. Kondisi cuaca yang cenderung kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran apabila masyarakat melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan pembakaran yang berpotensi meluas dan menyebabkan kebakaran hutan maupun lahan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan pembakaran yang sifatnya dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Hal ini harus benar-benar diwaspadai,” tegasnya.

AKBP Edwin menambahkan, apabila ditemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, masyarakat dapat berkoordinasi dengan tim yang telah disiapkan di tingkat kecamatan. Polres Kepulauan Sangihe juga telah membentuk posko sebagai bagian dari langkah antisipasi dan penanganan apabila terjadi bencana maupun kebakaran.

“Di kecamatan sudah ada tim yang nantinya dapat memfasilitasi apabila ada kejadian. Di Polres juga sudah dibentuk posko-posko untuk mengantisipasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, aparat di tingkat kecamatan, serta masyarakat dapat terus diperkuat, baik dalam menghadapi dampak kekeringan maupun mencegah terjadinya karhutla.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, sehingga dapat ditangani sedini mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.