Polres Sangihe PTDH Bripka Iwan Corneles, Wakapolres Tegaskan Disiplin dan Integritas Personel

by -99 Views

TAHUNA, ManadoLive.co.id — Polres Kepulauan Sangihe menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Bripka Iwan Corneles, personel Polres Kepulauan Sangihe, Rabu (14/10/2026) pagi.

Upacara yang berlangsung di halaman Mapolres Kepulauan Sangihe mulai pukul 07.30 WITA itu dipimpin Wakapolres Kepulauan Sangihe, Kompol Jendri S. Lewan, S.E., selaku inspektur upacara.

Pelaksanaan PTDH tersebut menjadi momentum bagi seluruh personel Polri untuk melakukan introspeksi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga disiplin, integritas, dan nama baik institusi kepolisian.

Dalam amanat yang dibacakannya, Kompol Jendri Lewan menegaskan bahwa setiap anggota Polri telah mengucapkan sumpah dan janji untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat, sekaligus menegakkan hukum dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Karena itu, setiap personel wajib menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi Polri dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari.

“Pelaksanaan upacara PTDH ini hendaknya menjadi bahan introspeksi dan pelajaran berharga bagi seluruh personel. Jangan sampai peristiwa ini hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi pengingat bahwa setiap tindakan dan keputusan yang kita ambil sebagai anggota Polri memiliki konsekuensi serta pertanggungjawaban,” demikian amanat yang dibacakan Wakapolres.

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, disiplin, serta Kode Etik Profesi Polri. Seluruh personel diminta menghindari berbagai bentuk pelanggaran, baik pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana.

Selain itu, anggota Polri diingatkan agar melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab, menjaga soliditas serta kekompakan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wakapolres juga mengingatkan agar setiap personel tidak menyalahgunakan kewenangan yang diberikan negara. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas pengabdian.

“Jangan pernah menganggap remeh setiap pelanggaran, sekecil apa pun, karena kedisiplinan dan integritas harus dimulai dari diri sendiri,” tegasnya dalam amanat tersebut.

Tak hanya kepada personel, penekanan juga ditujukan kepada para pejabat yang mengemban fungsi pembinaan. Mereka diminta meningkatkan pengawasan serta pembinaan mental dan kepribadian anggota di lingkungan kerja masing-masing.

Pembinaan, lanjutnya, harus dilakukan secara berkelanjutan, disertai keteladanan pimpinan dan penegakan aturan secara konsisten agar setiap personel senantiasa berada dalam koridor aturan yang berlaku.

Upacara PTDH tersebut diikuti para pejabat utama Polres Kepulauan Sangihe, personel dari sejumlah satuan fungsi, serta aparatur sipil negara (ASN) Polri.

Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan terkendali. Melalui momentum ini, seluruh personel diharapkan semakin memperkuat komitmen pengabdian, meningkatkan kualitas diri, serta menjaga kehormatan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.