TAHUNA, Manadolive.co.id– Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polres Kepulauan Sangihe menggelar kegiatan Minggu Kasih pada Minggu, 15 Juni 2025, bertempat di Gedung Gereja GMIST Jemaat Sion Kolongan Beha, Kelurahan Kolongan Beha, Kecamatan Tahuna Barat.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dipimpin oleh Pendeta Nofri Manumpil, S.Th, dengan pembacaan Alkitab dari Kitab Mazmur 8:1-10 yang mengangkat tema “Manusia Hina Sebagai Makhluk Mulia”.
Program Minggu Kasih merupakan salah satu inisiatif Polres Kepulauan Sangihe yang melibatkan para Pejabat Utama (PJU), perwira, serta bintara yang beragama Kristen. Tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat lintas umat beragama, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Wakapolres Kepulauan Sangihe, Kompol Arivalianto Bermuli, S.H., M.H., dalam sambutannya mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga tali persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama. Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu pemerintah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh warga untuk terus membangun hubungan yang baik antar umat beragama, karena dari situ akan lahir rasa aman dan nyaman yang kita dambakan bersama di daerah ini,” ujar Kompol Arivalianto.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pemberian bantuan secara simbolis kepada jemaat yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari Polres Kepulauan Sangihe kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini:vWaka Polres Kepl. Sangihe Kompol Arivalianto Bermuli, S.H., M.H.Kasat Binmas AKP Nuryani Kampungbae, S.H. Kasat Tahti IPDA A. Pusungulaa, S.H. KBO Lantas IPDA Jefry Lahamendu
KBO Sat Binmas IPDA E. Wanihi, S.H. Kanit Binkamsa AIPTU J. Kadjiman. (gustaf)
Ketua MPJ Jemaat GMIST Sion Kolongan Beha, Pdt. Dormi Awumbas Dolongtelide, S.Th. Majelis dan anggota jemaat GMIST Sion Kolongan Beha
Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif dalam membangun kepercayaan dan kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.













