Polres Kepulauan Sangihe Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Samrat 2026

by -114 Views

Tahuna, Manadolive.co.id — Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sangihe menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Samrat 2026, Senin (2/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Kepulauan Sangihe Kompol Arivalianto Bermuli, S.H., M.H., selaku inspektur upacara, sementara komandan upacara dipercayakan kepada IPDA Jefri Lahamendu.

Apel diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Anggota DPRD Sangihe Tony Mandak, Kepala Dinas Perhubungan Decky Surudani, Kepala Badan Kesbangpol, Sekretaris Dinas Kesehatan Hengki Nantingkase, Ketua Forum,PJU polres sangihe serta Kapolsek Jajaran ,Ketua Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta personel TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.

Dalam amanat Kapolda Sulawesi Utara yang dibacakan Wakapolres, Kompol Arivalianto Bermuli mengajak seluruh peserta untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesempatan mengikuti apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Keselamatan Samrat 2026”.

Ia menegaskan, apel yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Polda dan Polres di Indonesia tersebut merupakan bagian penting dari proses manajerial guna memastikan kesiapan personel, kemampuan, serta kelengkapan sarana dan prasarana sebelum diterjunkan ke lapangan.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh target dan sasaran operasi dapat diimplementasikan secara optimal sehingga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas benar-benar dirasakan masyarakat.

Operasi ini mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Wakapolres juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Sulawesi Utara selama tiga bulan terakhir tahun 2025 yang masih tergolong tinggi, dengan ratusan kejadian serta puluhan korban meninggal dunia dan luka-luka, serta kerugian material mencapai lebih dari Rp1 miliar. Selain itu, penindakan pelanggaran lalu lintas melalui tilang elektronik maupun mobile tercatat ribuan kasus.

Operasi Keselamatan Samrat 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan peraturan lalu lintas guna menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran.

Adapun target capaian operasi meliputi ribuan kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas berupa penyuluhan, pemasangan spanduk dan baliho, program Polisi Sahabat Anak, patroli keamanan sekolah, serta kegiatan Pramuka Saka Bhayangkara. Selain itu, dilakukan kegiatan pengaturan, penjagaan, dan patroli lalu lintas, serta penindakan pelanggaran melalui tilang elektronik, mobile, dan teguran tertulis.

Dalam penekanannya, Wakapolres menginstruksikan seluruh personel untuk memberikan pelayanan maksimal di titik rawan kemacetan dan kecelakaan, meningkatkan kewaspadaan, mengoptimalkan sarana dan prasarana, melakukan terobosan kreatif yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, serta menindak tegas namun tetap humanis setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lalu lintas.

Apel gelar pasukan tersebut mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcar Lantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.”

Di akhir amanatnya, Wakapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta berharap seluruh pengabdian yang dilakukan bernilai ibadah dan mendapat bimbingan Tuhan Yang Maha Esa dalam pelaksanaan tugas kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.