Polres Kepulauan Sangihe Dalami Kasus Penemuan Kosmetik Ilegal, Sejumlah Saksi Telah Diperiksa

by -90 Views

Tahuna, Manadolive.co.id – Polres Kepulauan Sangihe terus mendalami kasus penemuan barang bukti berupa kosmetik ilegal jenis Cream Brilliant yang diduga berasal dari Filipina. Hingga saat ini, penyidik Satreskrim masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe, IPTU Harly Essing Buida, S.E., mengatakan bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak yang diduga membeli barang tersebut. Selain itu, penyelidik juga menelusuri sumber pendanaan serta pihak yang diduga melakukan pemesanan kosmetik ilegal dari negara tetangga, Filipina.

“Dari hasil penyelidikan sementara, pihak yang membeli barang, termasuk yang mendanai maupun memesan barang dari Filipina, telah kami mintai keterangan. Saat ini yang bersangkutan berada di Polres Kepulauan Sangihe dan telah menjalani pemeriksaan,” ujar IPTU Harly Essing Buida.

Ia menegaskan, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Penyelidik akan mendalami seluruh fakta, keterangan saksi, serta alat bukti yang telah dikumpulkan guna mengungkap secara menyeluruh jaringan maupun pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.

Polres Kepulauan Sangihe memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli maupun mengedarkan produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar, karena selain melanggar hukum, produk tersebut berpotensi membahayakan kesehatan penggunanya.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan penyelidik tidak menutup kemungkinan akan memanggil maupun memeriksa pihak-pihak lain apabila ditemukan bukti baru yang mengarah pada keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran kosmetik ilegal lintas negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.