Tahuna, ManadoLive.co.id — Dua calon Kapitalaung Kampung Binala, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, memaparkan visi dan misi dalam kampanye dialog Pemilihan Kapitalaung (Pilkap) serentak 2026, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA tersebut menjadi kesempatan bagi kedua calon untuk menyampaikan gagasan, program, serta arah pembangunan yang ditawarkan kepada masyarakat Kampung Binala untuk periode 2026–2034.
Kampanye dialog ini dihadiri Sekretaris Kecamatan Tamako Rahel Dalawir, S.Pd., M.A.P., Sekretaris Kampung Binala Etrice Patras, Kasi Trantib Kecamatan Tamako Femmy Megawe, S.Pd., Ketua Panitia Pemilihan Yane M. Matamang, Ketua MTK Kampung Binala, serta perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh pemuda, dan tokoh pemberdayaan.
Dua kandidat yang mengikuti tahapan kampanye tersebut yakni calon nomor urut 1, Martalin Sahidangan, dan calon nomor urut 2, Olfrid Karlos.
Dalam pemaparannya, Martalin Sahidangan mengusung visi “Terwujudnya Kampung yang Lebih Maju dan Modern, Masyarakat yang Sejahtera, Aman, Tertib, Makmur dan Religius.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, Martalin menawarkan delapan misi, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyelenggaraan pemerintahan kampung yang bersih dan demokratis, serta pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi kampung.
Ia juga menekankan pentingnya mendorong kreativitas generasi muda tanpa mengesampingkan kearifan lokal, meningkatkan pelayanan kesehatan melalui Posyandu dan Posbindu, serta memperkuat pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, program yang dipaparkan mencakup peningkatan sarana dan prasarana olahraga serta kesenian, sekaligus memperkuat kemitraan dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa guna mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Sementara itu, calon nomor urut 2, Olfrid Karlos, mengusung visi “Terwujudnya Kampung Binala yang Jujur, Inovatif, Transparan, dan Akuntabel menuju Masyarakat yang Mandiri, Sejahtera, dan Berkeadilan.”
Olfrid menitikberatkan programnya pada tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Ia juga mengusung peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, tepat, mudah, dan merata bagi seluruh masyarakat.
Di bidang ekonomi, Olfrid menawarkan pengembangan potensi kampung melalui pemberdayaan masyarakat pada sektor pariwisata, pertanian, perikanan, koperasi, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, ia menekankan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan merata, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, serta pembinaan pemuda, perempuan, dan kehidupan sosial masyarakat.
Olfrid juga memasukkan penguatan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan religius, dengan tetap menjunjung tinggi semangat gotong royong dan kearifan lokal. Partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan kampung secara demokratis turut menjadi bagian dari program yang ditawarkannya.
Setelah pemaparan visi dan misi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk memberikan ruang diskusi terkait program kedua calon. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Kapitalaung Serentak Tahun 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ucapan selamat datang oleh pembawa acara Merry Sasenga, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa pembukaan, sambutan Sekretaris Kecamatan Tamako Rahel Dalawir, serta pembacaan tata tertib kampanye dialog.
Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih oleh Kasi Pemerintahan Hendro Masala. Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 17.30 WITA dalam keadaan aman dan kondusif, dengan pengamanan dari personel Polsek Tamako.
Melalui kampanye dialog ini, masyarakat diharapkan dapat mengenali visi, misi, dan program yang ditawarkan masing-masing calon sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan pada Pemilihan Kapitalaung Kampung Binala periode 2026–2034.







