Petani Tewas Terjatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 20 Meter di Lapango

by -53 Views

TAHUNA, ManadoLive.co.id — Nasib tragis menimpa seorang petani di Kampung Lapango, Kecamatan Manganitu Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Journal d Lahamendu (57), tewas setelah terjatuh dari pohon kelapa setinggi sekitar 20 meter saat sedang bekerja di kebunnya, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 16.30 WITA.

Korban yang merupakan warga Kampung Lapango tersebut ditemukan dalam kondisi terlentang dan tidak bergerak di area perkebunan yang memiliki kondisi cukup miring.

Kapolsek Manganitu Selatan IPDA Harmen Kontu mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga, yakni Marriski Blessing Patras (23) dan Melki Darael (46), yang berada tidak jauh dari lokasi.

Marriski menuturkan, saat kejadian dirinya sedang duduk di teras rumah sambil minum kopi. Tiba-tiba, ia melihat sebuah buah kelapa jatuh dari arah kebun milik korban. Tak lama berselang, Marriski melihat korban ikut terjatuh dari atas pohon kelapa.

“Saat melihat korban jatuh, saya langsung berlari menuju kebun dan memberitahukan kejadian tersebut kepada Melki Darael,” demikian keterangan saksi kepada pihak kepolisian.

Setibanya di lokasi, Marriski dan Melki mendapati korban sudah tergeletak dalam posisi terlentang dan tidak bergerak. Marriski kemudian berteriak meminta pertolongan.

Warga yang berdatangan ke lokasi selanjutnya mengevakuasi korban ke Puskesmas Lapango untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Sementara itu, Melki Darael mengaku sempat mendengar suara seseorang yang diduga sedang memanjat pohon kelapa di belakang rumahnya. Tidak lama kemudian, ia mendengar suara benda jatuh.

Setelah dipanggil Marriski, Melki langsung menuju lokasi. Setibanya di sana, ia mendapati korban sudah tergeletak di tanah dalam posisi terlentang.

Petugas medis Puskesmas Lapango, Suriani (33), kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan sejumlah luka pada tubuh korban.

Di antaranya luka robek pada bagian ketiak kanan, luka gores pada bagian belakang tubuh tepat di atas bokong, pergeseran tulang kaki atau selangkangan sebelah kiri, luka lecet pada pelipis kiri, serta darah yang keluar dari telinga kiri. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Manganitu Selatan langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi serta melakukan penanganan sesuai prosedur.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban ditemukan terlentang di atas tanah pada area kebun yang cukup miring. Di sekitar lokasi kejadian juga ditemukan dua buah kelapa.

Pihak keluarga telah menerima kematian korban dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Penolakan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang disampaikan kepada pihak kepolisian.

Polsek Manganitu Selatan memastikan proses penanganan peristiwa tersebut telah dilakukan sesuai prosedur. Situasi di lokasi kejadian dan lingkungan sekitar hingga saat ini dilaporkan tetap aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.