Peringati Hari Mangrove Sedunia, Forkopimda Sangihe Tanam Mangrove di Pesisir Talengen

by -63 Views

Tahuna, Manadolive.co.id – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar aksi penanaman mangrove dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia di pesisir Pantai Kampung Talengen, Kecamatan Tabukan Tengah, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WITA tersebut dipimpin oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM., dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, serta masyarakat setempat.

Turut hadir di antaranya Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., CRMP., Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, ST., M.I.P., Kapolres Kepulauan Sangihe yang diwakili Kabag Ren AKP Juknais Katiandagho, SH., SE., Ketua DPRD Denny Roy Tampi, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, laporan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sambutan Bupati Kepulauan Sangihe, dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove oleh unsur Forkopimda bersama para kepala perangkat daerah dan Forkopimcam Tabukan Tengah, sebelum ditutup dengan ucapan terima kasih dan penutupan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Sangihe, Christine Makagansa, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove sebagai benteng alami bagi wilayah pesisir.

Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah kepulauan memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap laut. Oleh karena itu, menjaga hutan mangrove berarti melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi, menjadi habitat berbagai biota laut, sekaligus menopang mata pencaharian masyarakat nelayan.

Selain itu, meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi, cuaca ekstrem, dan kenaikan permukaan air laut menjadi pengingat bahwa pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita tidak akan mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan tanpa lingkungan yang lestari. Mangrove yang ditanam hari ini harus terus dirawat dan dijaga agar dapat tumbuh menjadi benteng kehidupan bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Christine juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari Pemerintah Kecamatan Tabukan Tengah, Pemerintah Kampung Talengen, hingga masyarakat yang turut berpartisipasi.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan gerakan menanam mangrove sebagai budaya bersama demi mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi mendatang.

Kegiatan penanaman mangrove berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir serta memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.