Pemkab Sangihe Mulai Seleksi Paskibraka 2026, Diikuti 106 Siswa

by -337 Views

Tahuna, manadolive.co.id — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi memulai tahapan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kepulauan Sangihe yang diwakili Sekretaris Daerah, Melanchton Harry Wolff, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Selasa (7/4/2026).

Sebanyak 106 siswa dari berbagai SMA di Kabupaten Sangihe mengikuti seleksi tersebut, terdiri dari 52 siswa laki-laki dan 54 siswa perempuan. Proses seleksi melibatkan tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka, serta Kesbangpol Kabupaten Sangihe

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Melanchton Harry Wolff menyampaikan bahwa seleksi Paskibraka merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Ia menekankan bahwa proses tersebut tidak hanya bertujuan menjaring peserta terbaik, tetapi juga menjadi sarana pembinaan untuk mencapai cita-cita dan tujuan hidup.
“Melalui proses ini, adik-adik memiliki kesempatan untuk menjadi yang terbaik dan mengharumkan nama daerah maupun bangsa,” ujar Wolff.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sangihe, Godfried F. Pella, menjelaskan bahwa tahapan seleksi diawali dengan pendaftaran yang dibuka pada 16 Februari  hingga 25 Maret 2026. Dari total 114 siswa yang mendaftar, sebanyak 106 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, terdiri dari 54 putri dan 52 putra.

Menurutnya, seleksi administrasi dilakukan secara daring melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta serta secara manual oleh pihak Kesbangpol.

Lebih lanjut, Pella mengungkapkan bahwa para peserta akan mengikuti rangkaian seleksi hingga 10 April 2026. Dari hasil akhir, akan dipilih 34 orang atau 17 pasang Paskibraka.

“Empat orang akan mewakili Kabupaten Sangihe untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi, sementara 30 lainnya akan bertugas pada upacara peringatan 17 Agustus di tingkat kabupaten,” jelasnya..

Pada hari pertama pelaksanaan seleksi, peserta mengikuti tes wawasan kebangsaan, pemahaman Pancasila, serta Tes Inteligensi Umum (TIU) yang dilaksanakan secara online. Seluruh materi berasal dari pusat, dan peserta dapat langsung mengetahui hasil tes setelah menyelesaikan ujian.

Pelaksanaan seleksi ini diharapkan mampu menghasilkan anggota Paskibraka yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik, tetapi juga wawasan kebangsaan yang kuat serta karakter yang unggul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.