Patroli Perbatasan RI–Filipina, Satgas Pamputer Kodim 1301/Sangihe Amankan 7 WNA dan 6 Ekor Ayam

by -71 Views

Tahuna , ManadoLive.co.id — Satgas Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) Kodim 1301/Sangihe melalui Pos Angkatan Darat (Posad) Kawaluso mengamankan sebuah perahu jenis pamboat yang mengangkut tujuh warga negara asing (WNA) asal Filipina di perairan Desa Kawaluso, wilayah perbatasan Indonesia–Filipina, Rabu (14/10/2026).

Pengamanan tersebut dilakukan saat personel Posad Kawaluso melaksanakan patroli pengawasan wilayah laut untuk memastikan keamanan kawasan perbatasan sekaligus mengantisipasi aktivitas lintas negara yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Patroli yang dipimpin Sertu Jefri bersama empat anggota itu berlangsung sekitar pukul 14.25 WITA. Dalam kegiatan tersebut, personel mendapati sebuah pamboat yang membawa tujuh warga negara Filipina dengan tujuan perjalanan ke Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas menggiring perahu beserta seluruh penumpangnya ke Posad Kawaluso untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ketujuh WNA yang diamankan masing-masing Deco Abelar (44), Irish U. Gilang (37), Pong-Pong Abelar (26), Dextrael (14), Diana Rose Abelar (5), Elisa Payot (57), dan Jasper Mandalika (20).

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan dokumen pemindahan kependudukan yang dinilai tidak jelas dan tidak resmi. Selain itu, perahu tersebut juga mengangkut enam ekor ayam tanpa dilengkapi dokumen izin karantina.

Petugas kemudian menahan keenam ekor ayam tersebut di Posad Kawaluso dan menggandakan dokumen administrasi yang ditemukan untuk dijadikan barang bukti dalam proses penanganan lebih lanjut.

Meski ditemukan persoalan terkait dokumen administrasi dan kelengkapan karantina hewan, pemeriksaan awal tidak menemukan senjata api, amunisi, narkotika, maupun barang terlarang lainnya.

Sementara itu, tujuh WNA asal Filipina tersebut masih berada di Posad Kawaluso untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut. Pihak Posad Kawaluso juga telah berkoordinasi dengan Dandi, pejabat pada Subbagian Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Tahuna.

Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, ketujuh WNA direncanakan akan dipulangkan ke negara asal melalui pihak BCA Marore.

Pengamanan ini menjadi bagian dari upaya Satgas Pamputer Kodim 1301/Sangihe dalam memperkuat pengawasan wilayah perbatasan laut Indonesia–Filipina, khususnya di kawasan Pulau Kawaluso yang menjadi salah satu titik penting dalam menjaga kedaulatan negara.

Melalui patroli rutin dan pemeriksaan terhadap aktivitas pelayaran, personel TNI berupaya memastikan keamanan wilayah perbatasan tetap terjaga serta mendorong kepatuhan terhadap ketentuan keimigrasian dan karantina dalam setiap aktivitas lintas negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.