Patroli Laut Polsek Tabukan Utara Temukan Dua WNA Filipina dan 750 Kg CN di Perairan Sangihe

by -63 Views

TAHUNA, ManadoLive.co.id — Personel Polsubsektor Bukide, Polsek Tabukan Utara, Polres Kepulauan Sangihe, menemukan dua warga negara asing (WNA) asal Filipina bersama 15 karung berisi barang yang diduga CN di perairan Teluk Lue, Kampung Nanedakele, Kecamatan Nusa Tabukan, Minggu (1/11/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, 15 karung tersebut diketahui berisi CN dengan berat masing-masing sekitar 50 kilogram. Dengan demikian, total barang yang ditemukan diperkirakan mencapai 750 kilogram.

Penemuan itu bermula ketika personel kepolisian melaksanakan patroli laut sekitar pukul 11.00 WITA. Saat menyisir perairan, petugas mendapati dua WNA berada di atas sebuah perahu jenis pamboat bersama 15 karung barang tersebut.

Kapolsek Tabukan Utara, IPTU David Kojongian, mengatakan kedua WNA itu masing-masing berinisial B.J.K. (44), yang berperan sebagai nakhoda, dan P.D.S. (65). Keduanya diketahui berasal dari General Santos City, Filipina.

Saat dimintai keterangan, nakhoda mengaku tidak mengetahui secara pasti isi karung yang diangkutnya. Menurut pengakuannya, berdasarkan informasi dari atasannya, barang tersebut merupakan pupuk untuk tanaman pisang.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekannya diperintahkan membawa barang tersebut ke wilayah Pulau Sangihe. Setibanya di lokasi tujuan, keduanya diminta menghubungi seorang perempuan bernama Arki.

Namun, sebelum bertemu dengan perempuan tersebut, perahu yang mereka gunakan ditemukan petugas di perairan sekitar Pulau Tinakareng, Kampung Nanedakele.

Menurut keterangan nakhoda, 15 karung itu diangkut dari General Santos City, Filipina, menggunakan perahu pamboat pada Sabtu (31/10/2026), sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Perahu tersebut kemudian tiba di perairan Tinakareng pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WITA.

Setelah menemukan kedua WNA beserta barang tersebut, Kepala Subsektor Bukide bersama anggotanya segera melaporkan kejadian itu kepada Kapolsek Tabukan Utara untuk penanganan lebih lanjut.

Penemuan sekitar 750 kilogram CN ini menjadi perhatian serius mengingat wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe berbatasan langsung dengan Filipina. Patroli dan pengawasan jalur laut menjadi bagian penting dalam mengantisipasi masuknya barang ilegal melalui wilayah perbatasan.

Pihak kepolisian selanjutnya diharapkan dapat mendalami asal-usul, tujuan pengiriman, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengangkutan barang tersebut untuk memastikan legalitasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.