TAHUNA Manadolive.co. Id — Seorang nelayan asal Kampung Tambung, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dilaporkan hilang saat melaut di perairan sekitar Ngalipaeng, Kecamatan Manganitu Selatan.
Nelayan tersebut diketahui bernama Yoab Lambari alias Arman (42). Informasi mengenai hilangnya korban diterima anggota piket Polsek Tabukan Selatan pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 11.20 WITA.
Berdasarkan keterangan istri korban, Amelia Mokodompis (30), Yoab berangkat melaut pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 02.00 WITA bersama sejumlah nelayan lainnya. Korban menggunakan perahu jenis pamboat berwarna hijau muda dengan panjang sekitar 6,60 meter, dilengkapi terpal putih dan mesin RYU 18 PK double gir.
Saat berangkat melaut, korban juga membawa telepon seluler. Namun, nomor telepon tersebut hingga kini tidak dapat dihubungi.
Sementara itu, salah satu rekan korban, Hapdir Salama alias Latipe (54), mengatakan mereka bersama beberapa nelayan lainnya tiba di sebuah ponton di perairan Ngalipaeng sekitar pukul 06.00 WITA.
Sekitar pukul 07.30 WITA, korban berpamitan untuk menuju ponton yang berada lebih jauh. Rekan-rekannya sempat melarang korban karena kondisi cuaca mulai berubah, namun korban tetap melanjutkan perjalanan dengan perahunya.
Beberapa jam kemudian, kondisi laut memburuk. Angin bertiup kencang disertai gelombang yang semakin tinggi. Para nelayan yang berada di ponton memilih bertahan dan menunggu korban karena tidak memungkinkan melakukan pencarian dalam kondisi cuaca tersebut.
Hingga sekitar pukul 02.00 WITA pada Sabtu (22/8/2026), para nelayan memutuskan kembali ke Kampung Tambung untuk menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga korban dan pemerintah kampung.
Mereka tiba di Pantai Kalama, Kampung Tambung, sekitar pukul 04.30 WITA dan langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada istri korban serta pemerintah kampung.
Warga kemudian melakukan upaya pencarian menggunakan tiga unit perahu pamboat nelayan setempat. Namun, hingga laporan diterima Polsek Tabukan Selatan pada pukul 11.20 WITA, korban belum ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian telah menerima laporan, mengumpulkan bahan keterangan dari saksi-saksi serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kampung Tambung untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Sangihe.
Pencarian terhadap Yoab Lambari alias Arman diharapkan dapat segera diperluas dengan melibatkan unsur terkait, guna menemukan keberadaan korban dan memastikan keselamatannya.












