Momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri Didorong Semakin Profesional dan Humanis

by -56 Views

Tahuna manadolive.co.id– Polres Kepulauan Sangihe menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Kepulauan Sangihe, Rabu (1/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri untuk terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kedekatan dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat utama Polres Kepulauan Sangihe, para Kapolsek jajaran, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, mitra Polri, serta tamu undangan lainnya.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, MAP bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Kasat Polairud Polres Kepulauan Sangihe IPTU Jeferson Pusungulaa bertindak sebagai komandan upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres membacakan amanat Presiden Republik Indonesia yang menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh keluarga besar Polri atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdian dalam menjaga stabilitas keamanan nasional secara profesional dan berkelanjutan.

Presiden menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, mencerminkan arah pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia yang harus berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Seluruh pengabdian Polri diarahkan untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Pelayanan yang responsif dan memberikan manfaat secara langsung menjadi fokus utama dalam membangun kepercayaan publik,” demikian kutipan amanat Presiden.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks seiring perkembangan dinamika global, meningkatnya ancaman kejahatan siber, kejahatan transnasional, serta tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Presiden menekankan bahwa Polri tidak lagi cukup bekerja secara reaktif, tetapi dituntut mampu bertindak secara prediktif dan adaptif dalam menghadapi perubahan situasi keamanan yang terus berkembang.

Selain itu, apresiasi juga diberikan atas kontribusi Polri dalam mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum terhadap tindak pidana yang merugikan negara dan masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan nasional.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, seluruh jajaran Polri diarahkan untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi, serta memperkuat legitimasi institusi di tengah masyarakat.

Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri institusi.

“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan kepercayaan masyarakat sebagai alasan utama memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian pesan Presiden.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Kepulauan Sangihe berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.