Minggu Kasih Polres Sangihe: Pesan Kamtibmas Menggema, Warga Diingatkan Bahaya Miras dan Karhutla

by -93 Views

TAHUNA, ManadoLive.co.id — Upaya mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polres Kepulauan Sangihe. Melalui program Minggu Kasih, jajaran Polres Kepulauan Sangihe menyambangi jemaat GMIST Pebawukirang Hengkase di Kampung Pusunge, Kecamatan Tabukan Utara, Minggu (20/9/2026).

 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin Pdt. Quean Erik Palandi, S.Th. dan diikuti Plh. Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Edwin J. Humokor, S.H., M.H., bersama sejumlah pejabat dan personel Polres Kepulauan Sangihe.

Dalam ibadah tersebut, pembacaan Alkitab diambil dari Hakim-Hakim 6:1-32, dengan tema renungan “Allah Memilih Pemimpin Sesuai Kehendak Allah.”

Program Minggu Kasih menjadi ruang bagi kepolisian untuk membangun komunikasi dan silaturahmi secara langsung dengan masyarakat. Selain mempererat hubungan Polri dan warga, kegiatan ini juga menjadi sarana menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Di hadapan jemaat, AKBP Edwin J. Humokor mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu pemerintah dan aparat dalam menjaga situasi Kamtibmas. Menurutnya, kerukunan serta tali silaturahmi antarumat beragama perlu terus dipelihara agar tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.

“Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Peran masyarakat sangat penting, termasuk dengan terus menjaga tali silaturahmi dan kerukunan antarumat beragama,” pesan Kapolres.

Selain persoalan Kamtibmas, perhatian juga diarahkan pada kondisi lingkungan yang tengah menghadapi fenomena El Nino dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Warga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang kering, serta tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan,” imbau Edwin.

Kapolres juga mengingatkan warga untuk tertib berlalu lintas, termasuk tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Selain itu, jemaat diajak menjauhi konsumsi minuman keras (miras) karena menurut kepolisian, persoalan tersebut kerap berkaitan dengan terjadinya gangguan Kamtibmas dan tindak pidana di wilayah Kepulauan Sangihe.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Polri 110 maupun kepada petugas kepolisian terdekat.

Kegiatan Minggu Kasih tersebut turut dihadiri Kasat Lantas Polres Kepulauan Sangihe IPTU Nelta Rengkung, S.Or., Ka SPKT Polres Kepulauan Sangihe IPTU Rocky Lutam, personel Tim 3 Minggu Kasih, serta majelis dan jemaat GMIST Pebawukirang Hengkase.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan terkendali. Program Minggu Kasih diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang tetap terjaga di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.