Tahuna Manadolive.co.id – Peristiwa kebakaran terjadi pada mesin sebuah pambout di Teluk Pantai Lepe, Kampung Petta Timur, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 06.00 WITA. Akibat kejadian tersebut, dua anak buah kapal (ABK) mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Tabukan Utara AKP Imer Toppol mengatakan , kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran bahan bakar yang mengenai komponen mesin yang panas sehingga menimbulkan percikan api. Api kemudian membakar bagian mesin dan merembet ke lantai pambout, memicu kepanikan kedua ABK yang saat itu sedang menghidupkan mesin.
Kedua korban diketahui bernama Lumimbe Bawongbengo (34), warga Kampung Petta Timur, dan Sudirman Paponas alias Rene (45), warga Kampung Likuang, Kecamatan Tabukan Utara. Keduanya berprofesi sebagai nelayan.
Salah satu saksi, Miranti Rabana (27), warga Lindongan IV Kampung Petta Timur, mengaku mendengar bunyi keras dari dalam pambout disertai kepulan asap hitam yang keluar dari bagian belakang perahu.
Ia melihat kedua ABK sempat melompat dari atas pambout sebelum kembali naik untuk membuang galon minyak dan menyiram sumber api menggunakan air laut.
“Sekitar kurang lebih 10 menit kemudian, api berhasil dipadamkan oleh kedua ABK,” ungkap saksi.
Saksi lainnya, Rangga Aditia Bawangbengi (18), pelajar asal Lindongan III Kampung Petta Timur, menuturkan bahwa sebelum kejadian, mesin pambout sempat mengalami kerusakan dan sulit dihidupkan.
Kedua ABK diketahui telah melakukan perbaikan sebelum akhirnya terjadi kebakaran yang disertai bunyi ledakan keras.
Warga setempat segera memberikan pertolongan dan membawa kedua korban ke Puskesmas Enemawira untuk mendapatkan perawatan medis.
Dokter Puskesmas Enemawira, dr. Sofia Kartika Simorangkir, menjelaskan bahwa Lumimbe Bawongbengo mengalami luka bakar pada kedua tangan, kedua kaki, dan bagian dada.
Sementara Sudirman Paponas mengalami luka robek di kepala yang memerlukan tiga jahitan, serta luka bakar pada kedua tangan, paha kanan, dan kedua kaki.
Saat ini, kedua korban telah dirujuk ke RSU Liunkendage Tahuna untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kebocoran bahan bakar yang mengenai komponen mesin panas sehingga memicu percikan api dan ledakan. Polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait insiden tersebut. ( gustaf)










