Maestro Musik Bambu Sangihe, Samudra Pitres, Berpulang GM Irama Karya Enengpahembang Sampaikan Duka Mendalam

by

Tahuna  Manadolive.co id — Dunia musik tradisional Sangihe berduka atas berpulangnya salah satu maestro musik bambu terkemuka, Samudra Pitres. Kabar duka ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi komunitas pelestari seni musik bambu, khususnya Grup Musik (GM) Irama Karya Enengpahembang, tempat almarhum mengabdikan diri selama bertahun-tahun.

Pihak GM Irama Karya Enengpahembang menyampaikan rasa kehilangan yang sangat besar atas kepergian sosok yang dianggap sebagai pilar penting dalam perkembangan musik bambu di Sangihe.

“Kami merasa sangat kehilangan. Jasa almarhum bagi GM Irama Karya Enengpahembang sangat besar. Bersama-sama, kami membesarkan musik bambu ini hingga dapat bertahan dan dikenal hingga sekarang,” ujar perwakilan grup tersebut.

Ungkapan duka juga disampaikan Silfret Lariunaung ketua musik bambu Irama karya Enengpahembang , yang mewakili keluarga besar GM Irama Karya Enengpahembang. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi almarhum selama hidupnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas semua jasa dan pengabdiannya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan,” ucapnya.

Kepergian Samudra Pitres menjadi kehilangan besar bagi upaya pelestarian budaya dan musik tradisional di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Semasa hidup, ia dikenal sebagai musisi berdedikasi yang konsisten menjaga, merawat, dan memajukan seni musik bambu sebagai identitas budaya masyarakat Sangihe. Semangat dan karya-karyanya diharapkan tetap menginspirasi generasi penerus musik tradisional daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.