KPw BI Sulut Apresiasi KAD dengan Kabupaten Sidrap

by -11 Views

Sidrap, MANADOLIVE.CO.OD– Pemerintah Kabupaten Minahasa melakuba Kerjasana Antar Daerah dengan Kabupaten Sidenreng Rappang ( Sidrap).

Kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Kab. Minahasa dan Pemerintah Kab. Sidenreng Rappang melalui penandatanganan Kerja Sama Antardaerah atau KAD secara Government to Government (GtG) disambut baik. Lebih lanjut, kami juga mengapresiasi bahwa kerja sama G2G pada hari ini langsung diperkuat dengan langkah konkret melalui penandatanganan kerja sama Business to Business (B2B) antara supplier komoditas beras di Kab. Sidenreng Rappang dengan pedagang besar di Kab. Minahasa.

Kerjasama ini sejalan dengan upaya bersama Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia dalam pengendalian inflasi melalui implementasi strategi 4K: 1) Keterjangkauan Harga, 2) Ketersediaan Pasokan, 3) Kelancaran Distribusi, dan 4) Komunikasi Efektif.

Sebagai informasi, beras merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang pergerakan harganya cukup fluktuatif di Kabupaten Minahasa. Pada bulan Juni 2026, harga beras medium tercatat berada pada kisaran Rp14.375 hingga Rp15.625 per kilogram, dengan harga tertinggi mencapai sekitar 16% di atas HET. Sementara itu, harga beras premium berada pada kisaran Rp15.000 hingga Rp16.875 per kilogram, dengan harga tertinggi sekitar 13% di atas HET.

Kondisi tersebut juga tercermin dari perkembangan Indeks Perkembangan Harga atau IPH. Pada minggu keempat Juni, IPH beras medium Provinsi Sulawesi Utara tercatat sebesar 1,55%, sementara di Kabupaten Minahasa mencapai 4%. Adapun IPH beras premium Provinsi Sulawesi Utara tercatat sebesar 3%, sedangkan di Kabupaten Minahasa mencapai 7%. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan harga beras di Kabupaten Minahasa relatif lebih tinggi dibandingkan capaian provinsi, sehingga penguatan pasokan melalui kerja sama antardaerah menjadi langkah yang penting dan relevan untuk dilakukan.

“Kami memandang kerja sama ini sebagai salah satu bentuk penguatan ekosistem ketersediaan pasokan, pengendalian harga dan daya beli yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Melalui pasokan beras dari Kab. Sidrap ke Kab. Minahasa, kita berharap dapat terjalin kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua daerah (simbiosis mutualisme). Petani di Kab. Sidrap dapat terjamin kesejahteraannya karena produk yang dihasilkan akan laku terjual sedangkan bagi Kab. Minahasa tersedianya pasokan kebutuhan pangan dapat menstabilkan harga di masyarakat,”

Oleh karena itu, ke depan kami berharap kerja sama antara Kab. Minahasa dan Kab. Sidrap dapat terus diperluas, baik dari sisi jenis pasokan, kesinambungan volume, kualitas komoditas, maupun efisiensi distribusi

Semoga kerja sama yang terjalin dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(*/rosita)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.