Kominfo-DPKD Genjot Digitalisasi Sangihe, SRIKANDI Disiapkan Pangkas Birokrasi Persuratan

by -96 Views

TAHUNA, ManadoLive.co.id — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Kali ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Daerah berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) menggelar simulasi penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), Kamis (15/10/2026).

Kegiatan yang dibuka Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Gregorius D. Londo, ST, SE, tersebut diikuti para peserta yang terlibat dalam pengelolaan administrasi persuratan dan kearsipan di lingkungan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kominfo Sangihe, Ronald Lumiu, mengatakan simulasi ini merupakan bagian dari upaya mendorong perubahan pola kerja aparatur sipil negara (ASN), dari sistem administrasi manual menuju pengelolaan persuratan dan arsip berbasis elektronik yang terintegrasi.

Melalui penerapan SRIKANDI, proses pengelolaan surat masuk dan surat keluar, disposisi, hingga penyimpanan serta penelusuran arsip diharapkan menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien. Sistem ini juga diarahkan untuk memperkuat ketertiban administrasi serta akuntabilitas pengelolaan dokumen pemerintahan.

Kolaborasi Kominfo dan DPKD menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan digitalisasi birokrasi. Kominfo berperan dalam mendukung pemanfaatan teknologi informasi, sementara DPKD berkontribusi memastikan pengelolaan arsip berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar kearsipan yang berlaku.

Simulasi tersebut tidak hanya berfokus pada pengenalan aplikasi, tetapi juga pada peningkatan kesiapan sumber daya manusia agar mampu mengoperasikan SRIKANDI secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Namun, keberhasilan penerapan sistem ini tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi. Dukungan pimpinan perangkat daerah dan komitmen seluruh ASN untuk beradaptasi dengan budaya kerja digital menjadi faktor penting agar implementasinya berjalan optimal.

Penerapan SRIKANDI juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dengan sistem administrasi yang terintegrasi, pengelolaan persuratan dan arsip diharapkan semakin tertib, mudah ditelusuri, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Transformasi ini sekaligus menjadi dorongan bagi ASN di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk meninggalkan pola kerja yang bergantung pada dokumen fisik dan beralih menuju sistem digital yang lebih adaptif, profesional, dan efisien.

Pada akhirnya, digitalisasi persuratan bukan sekadar perubahan media kerja dari kertas ke elektronik, melainkan bagian dari pembenahan birokrasi agar pelayanan pemerintahan kepada masyarakat semakin berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.