Tahuna , ManadoLive.co.id — Keterbatasan sarana operasional tak menyurutkan komitmen Pemerintah Kampung Bowongkulu, Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Di tengah kondisi sulit akibat keterbatasan pasokan air bersih, Penjabat Kapitalaung Bowongkulu, Gospel F. Matantu, bersama perangkat kampung mengambil langkah nyata dengan turun langsung membantu mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan.
Tak hanya mengandalkan fasilitas operasional pemerintah, kendaraan pribadi pun dimanfaatkan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih ke masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari warga tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan dan terbatasnya sarana pendukung.
Bersama perangkat terkait, suplai air dilakukan secara langsung kepada masyarakat. Pelayanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kampung agar warga tidak harus menghadapi kesulitan air seorang diri ketika kondisi pasokan belum kembali normal.
Gospel menegaskan, pelayanan kepada masyarakat tidak semestinya terhenti hanya karena keterbatasan fasilitas.
Prinsip “Komitmen melayani bukan untuk dilayani” menjadi semangat yang mendasari langkah tersebut. Sikap ini sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan publik membutuhkan kehadiran, inisiatif dan kepedulian, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi situasi sulit.
Dengan keterlibatan pemerintah kampung, perangkat dan masyarakat, distribusi air bersih diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi pasokan air kembali normal.
Di tengah keterbatasan, pelayanan tetap berjalan. Sebab bagi pemerintah kampung, kebutuhan dasar masyarakat merupakan tanggung jawab yang tidak boleh terabaikan.







