Kebakaran Gunung Awu Meluas, 55 Hektare Lahan Terbakar, Tiga Titik Api Masih Menyala

by -152 Views

TAHUNA, ManadoLive.co.id — Kebakaran hutan di kawasan pendakian Gunung Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, masih terus dipantau hingga Selasa (8/9/2026) sore. Berdasarkan hasil pemantauan menggunakan drone Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 55 hektare.

Hingga pukul 17.00 WITA, belum ada laporan korban jiwa maupun personel yang mengalami cedera dalam penanganan kebakaran tersebut.

Situasi terkini menunjukkan sejumlah titik api masih terpantau di kawasan Gunung Awu. Asap tebal terlihat bergerak ke arah barat, menuju wilayah Kampung Kendahe dan Kampung Talawid.

Sementara di bagian selatan kawasan kebakaran, titik api juga masih terlihat cukup besar dengan kepulan asap tebal. Pergerakan api dilaporkan berlangsung cepat sehingga kondisi di sekitar lokasi masih menjadi perhatian tim gabungan.

Dari hasil pemantauan langsung, sedikitnya terdapat tiga titik api yang masih terlihat. Lokasi titik api berada di kawasan dengan ketinggian sekitar 2,9 kilometer, sehingga penanganan di medan tersebut menghadapi tantangan tersendiri.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut turun langsung melakukan peninjauan.

Rombongan terlebih dahulu melaksanakan apel pengecekan sekitar pukul 08.25 WITA di depan Gereja GMIST Jemaat Baterai Hayat, Kolongan Beha Baru.

Sekitar pukul 08.48 WITA, Bupati bersama Forkopimda bergerak menuju lokasi peninjauan kebakaran. Rombongan kemudian tiba di titik terdampak sekitar pukul 13.58 WITA pada ketinggian kurang lebih 1.000 meter.

Peninjauan tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, Dandim 1301/Sangihe Letkol CZI Nazarudin, Plh. Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Edwin J. Humokor, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe.

Ketua Pengadilan Negeri Tahuna Sigit TryAtmojo, Pj. Sekda Kabupaten Kepulauan Sangihe Johanes E.H. Pilat, perangkat pemerintah setempat, serta masyarakat Kolongan Beha Baru juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Setelah melakukan peninjauan dan pemantauan kondisi lapangan, sekitar pukul 17.00 WITA Bupati bersama Forkopimda dan personel gabungan kembali turun menuju titik bawah di Kelurahan Kolongan Beha Baru, Dusun Saruangeng, yang menjadi pintu masuk pendakian Gunung Awu.

Di lokasi tersebut, personel gabungan masih disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi sekaligus melakukan pemantauan terhadap pergerakan api.

Kekuatan personel yang disiagakan terdiri dari satu ton personel Kodim 1301/Sangihe, satu ton personel Lanal Tahuna, satu ton personel Polres Kepulauan Sangihe, 23 personel Satpol PP dan Damkar, 10 personel BPBD, serta 10 personel Polisi Kehutanan (Polhut) wilayah Sangihe.

Selain personel, turut disiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran dan empat unit mobil tangki.

Hingga Selasa sore, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, pemerintah kecamatan, pencinta alam, dan masyarakat masih bersiaga di Kolongan Beha Baru, Dusun Saruangeng.

Pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, terutama menyusul masih terlihatnya sejumlah titik api dan asap tebal di kawasan Gunung Awu.

Pemerintah dan tim gabungan juga masih menunggu perkembangan kondisi di lapangan. Setiap perkembangan terbaru terkait kebakaran akan segera dilaporkan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.