Tahuna , ManadoLive.co.id — Nama Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali berkibar di panggung olahraga nasional. Petinju muda Jemsi Sitania sukses merebut gelar juara nasional kelas Elit Men 48 kilogram setelah menaklukkan petinju Sumatera Barat, Muhammad Affandi, pada partai final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Piala Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Jemsi memastikan kemenangan melalui pertarungan sengit di atas ring. Dengan penampilan yang penuh determinasi, petinju asal Sangihe itu berhasil mengungguli Muhammad Affandi melalui kemenangan angka, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai juara nasional di kelas yang dipertandingkan.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian membanggakan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jemsi membuktikan bahwa atlet dari daerah perbatasan mampu bersaing dengan petinju-petinju terbaik dari berbagai daerah di Indonesia dan menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Prestasi tersebut juga mendapat apresiasi dari Bupati Kepulauan Sangihe bersama Wakil Bupati. Keduanya menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Jemsi yang telah mengharumkan nama daerah melalui prestasi di dunia olahraga.
Kemenangan Jemsi diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Sangihe untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya di bidang olahraga, serta berani berkompetisi dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Dukungan terhadap perkembangan tinju di Sangihe turut ditunjukkan Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama jajaran Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kabupaten Kepulauan Sangihe di bawah kepemimpinan Hendra Jacobs, S.IP.
Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan PERTINA diharapkan semakin memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas latihan, serta melahirkan petinju-petinju potensial yang mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan mendatang.
Gelar juara nasional yang diraih Jemsi menjadi momentum penting bagi kemajuan olahraga tinju di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten, kerja keras atlet, dan dukungan berbagai pihak dapat membawa nama daerah bersaing di tingkat nasional.
Jemsi Sitania kini menjadi kebanggaan masyarakat Sangihe. Dari daerah perbatasan, ia membuktikan bahwa prestasi besar dapat lahir dan bersinar di panggung nasional.












