Tahuna, Manadolive co.id — Jemaat GMIST Kariang Kamang Pensu di Kelurahan Pananekeng, Kecamatan Tahuna Barat, melaksanakan Ibadah Minggu Kasih pada Minggu, 30 November 2025. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Brigita Putri oo Solagracesy Mogi, S.Th., dengan pembacaan Alkitab diambil dari Maleakhi 4:1–6.
Dalam khotbahnya, Pdt. Brigita menyampaikan pesan tentang “Hari Tuhan” dan pengharapan bagi umat yang hidup takut akan Tuhan. Ia menegaskan bahwa firman Tuhan memberikan kekuatan dan pemulihan bagi orang percaya, meski berada dalam situasi sulit.
“Bagi mereka yang tetap hidup dalam takut akan Tuhan, selalu ada fajar pengharapan. Tuhan datang membawa pemulihan, menyembuhkan luka, dan memberikan kehidupan yang berujung pada kebenaran,” ujar Pdt. Brigita. Ia juga mengingatkan jemaat agar menjalani masa Adven dengan pertobatan, karena “senja bukan akhir kehidupan, tetapi awal dari hidup yang baru ketika Kristus datang kedua kalinya.”
Kegiatan ibadah turut dihadiri Waka Polres Kepulauan Sangihe, Kompol Arivalianto Bermuli, SH., MH., bersama Kasat Binmas AKP Maximus Nouce Palandi, SE., Kasat Reskrim IPTU Stefi Sumolang, SH., MH., Kanit Tipikor IPDA Harmen Kontu, SH., MPJ., serta para jemaat.
Dalam sambutannya, Waka Polres Kompol Arivalianto Bermuli kembali mengingatkan masyarakat tentang bahaya konsumsi minuman keras (miras). Ia menegaskan bahwa sebagian besar gangguan kamtibmas dan kecelakaan di Kabupaten Kepulauan Sangihe berawal dari konsumsi miras.
“Jauhilah miras dan jangan mengendarai kendaraan saat mengonsumsinya. Banyak kejadian di Sangihe terjadi karena miras,” tegasnya. Ia juga mengimbau masyarakat segera melapor melalui layanan 110 jika menemukan gangguan keamanan dan ketertiban.
Menjelang perayaan Natal, Waka Polres berharap masyarakat dapat menjaga ketentraman serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan kamtibmas. “Mari bersama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya. ( gustaf)













