Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Tamako, Puluhan Rumah Rusak dan 60 Rumah Terendam

by -110 Views

Tahuna, Manadolive.co.id – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (22/7/2026), mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kampung. Akibat bencana tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, sementara sekitar 60 rumah sempat terendam banjir.

Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan jajaran Polsek Tamako sejak pukul 08.00 Wita, dampak terparah terjadi di Kampung Lelipang dan Kampung Binala.

Di Kampung Lelipang, tiga rumah warga terdampak banjir. Dua rumah milik keluarga Manikome Lumahedo dan Hiwoiang Daud mengalami rusak berat dengan estimasi kerugian masing-masing sekitar Rp40 juta. Sementara rumah milik keluarga Apelia Himponga mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur dengan perkiraan kerugian sekitar Rp20 juta.

Sementara itu, di Kampung Binala, sedikitnya delapan bangunan mengalami kerusakan berat akibat banjir dan tanah longsor. Di antaranya rumah milik keluarga Viron Naro, Samalam Tahumingge, Mengkalor Bio, Solohiga Daluase, Marode Sahiu, Katamang Ruban, dan Katamang Kakahis. Selain itu, dua unit rumah dinas Puskesmas Siloam Tamako juga mengalami kerusakan berat akibat longsor dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp200 juta.

Banjir juga melanda Lindongan II Kampung Pokol dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter. Sekitar 60 rumah warga terdampak genangan sebelum air mulai surut sekitar pukul 12.30 Wita.

Meski menimbulkan kerusakan materiil yang cukup besar, peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.

Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Edwin Rumokor, SH, MH, bersama para pejabat utama Polres turun langsung meninjau lokasi bencana di Kampung Lelipang dan Kampung Binala. Dalam peninjauan tersebut, Plh Kapolres didampingi Kabag Ops AKP H. Katiandagho, SE, Kabag SDM AKP Anderson Rahotang, Kasat Polair IPTU Jeferson Pusunggulaa, SE, Kasat Narkoba IPTU Muhammad Idwan Mahalieng, SH, MH, serta Kapolsek Tamako, AKP Meldi Roring, SH.

Selain melakukan pemantauan, jajaran Polsek Tamako Di pimpin kapolsek Tamako AKP Meldy Roring membantu warga membersihkan material banjir dan longsor serta terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah kampung untuk memantau perkembangan situasi.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di lereng perbukitan maupun daerah rawan banjir dan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berlangsung. Warga diminta segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman apabila kondisi dinilai membahayakan.

Hingga laporan terakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Tamako dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali, sementara aparat kepolisian bersama pemerintah setempat terus melakukan pemantauan terhadap potensi bencana susulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.