Gelar NISF, BI Sulut Tekankan Peran Investasi Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Ekonomi Daerah

by -32 Views

Manado, MANADOLIVE.CO.ID–  Forum investasi yang bertemakan ” Driving Value Creagion : Advancing Downstream and Green Investment in North Sulawesi digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton, Manado, pada Jumat (7/8/2026).

Forum investasi tahunan ini  menjadi panggung strategis bagi Bumi Nyiur Melambai untuk menarik minat investasi global serta menegaskan kesiapannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi hijau yang paling prospektif di kawasan timur Indonesia.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, Direktur Wilayah III Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Abdul Qodir, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto yang ditandai dengan membunyikan tetengkoren, alat musik tradisional ritmis yang berasal dari Minahasa.

Forum berskala internasional ini mempertemukan para kepala daerah, investor domestik maupun mancanegara, pelaku usaha, lembaga keuangan, serta pemilik proyek strategis yang telah diakurasi pihak BI melalui kompetisi. Pemenang pertama yakni Proyek Modernisasi dan Pengembangan Sistem Gas Medik Terintegrasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pemenang kedua, Mokupa Integrated Tourism Estate, salah satu proyek investasi strategis (Investment Project Ready to Offer / IPRO) pariwisata yang dipromosikan langsung oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan pemenang ke tiga, projek Revitalisasi Sitaro Masadada Park di kawasan Boulevard Ulu (Kecamatan Siau Timur) yang dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) untuk mengubah area pesisir ini menjadi pusat UMKM/IKM, pariwisata, budaya, dan ruang publik inklusif.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay menekankan pentingnya hilirisasi dan investasi ramah lingkungan untuk mendorong penciptaan nilai tambah (value creation) pada komoditas unggulan daerah.

” Fokus kita pada hilirisasi dan investasi hijau (Green Investment) yakni mendorong pengelolaan intensif sektor unggulan daerah seperti agroindustri, kemaritiman, industri pengolahan, dan logistik agar memiliki nilai tambah tinggi (value creation) yang ramah lingkungan demi keberlanjutan ekonomi jangka panjang,” kata Wagub Victor Mailangkay.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menekankan peran krusial investasi sebagai motor utama penggerak kesejahteraan ekonomi daerah.

“Kami berharap NSIF 2026 menjadi wadah strategis akselerasi investasi yang pada akhirnya langsung berdampak pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan riil masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Acara ini dihadiri juga oleh Deputy Head of Mission at the New Zealand Embassy, Mr. Hamza Haidon, Philipine Consulate General In Manado, Mrs. Hon. Mary Jennifer Domingo Dingal, Wakil Ketua Umum KADIN Pusat, Dr. Sarman Simanjorang,SE,M.Si, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulut, Robert Sianipar, Kepala BPS Provinsi Sulut Dr. Watekhi, S.Si., M.Si.

Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H, Bupati Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M, Plt Bupati Sitato, Heronimus Makainas, SE, MM, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Hermina Syaloom Dailly Korompis, para perwakilan negara sahabat, korps diplomatik, konsulat, serta delegasi internasional, pimpinan instansi vertikal, perbankan, asosiasi, dan dunia usaha, calon investor, pelaku usaha, pemilik proyek investasi.(**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.