Diduga Terjatuh ke Sungai Saat Mabuk, Warga Tona I Ditemukan Meninggal Dunia

by -396 Views

Tahuna, Manadolive.co.id — Seorang warga Kelurahan Tona I, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam sungai kecil di kawasan Sampakang, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.

Korban diketahui bernama Deki Makasar (51), seorang petani dan pekebun yang berdomisili di Kelurahan Tona I, Kecamatan Tahuna Timur.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe IPTU Stefi Sweetly Sumolang, SH, MH menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh Marjugo Kabaena di aliran sungai kecil kawasan Sampakang dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Korban ditemukan dengan bagian kepala diduga mengalami benturan pada batu di sekitar lokasi kejadian,” ujar Kasat Reskrim.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan topi milik korban yang berlumuran darah serta sandal jepit korban yang telah putus di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi Margareta Makasar, sebelum kejadian korban diketahui pergi memancing belut di sungai kawasan Sampakang. Beberapa jam kemudian, dirinya mendapat informasi dari Mariko Kabaena bahwa korban telah ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke sungai.

Sementara itu, saksi Mariko Kabaena mengungkapkan dirinya sempat bersama korban memancing belut di lokasi tersebut. Setelah selesai memancing, korban duduk di sebuah bangku beton di dekat aliran sungai dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol.

“Saya sempat mengajak korban pulang, namun korban tidak menanggapi dan tetap duduk di tempat tersebut, sehingga saya pulang lebih dahulu,” ungkap saksi.

Saksi lainnya, Marjugo Kabaena, mengatakan dirinya kemudian mendatangi lokasi memancing untuk memastikan keberadaan korban. Saat tiba di lokasi, korban ditemukan sudah berada di dalam sungai dengan kepala terbentur batu.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian membantu mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit. Namun setelah diperiksa tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga terjatuh ke sungai akibat kehilangan keseimbangan karena dipengaruhi alkohol.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Adapun tindakan kepolisian yang telah dilakukan antara lain membuat laporan gangguan, memeriksa saksi-saksi, melakukan koordinasi dengan keluarga korban, serta membuat surat penolakan autopsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.