Bupati Yusra Alhabsyi Kukuhkan Pengurus DPC dan DPAC PKB Boltara Periode 2026–2031

by -298 Views

BOLMUT -Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) resmi menggelar Orientasi Politik sekaligus Pengukuhan Pengurus DPC dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) periode 2026–2031.

Kegiatan konsolidasi akbar tersebut dipusatkan di Gedung Darma Wanita, Kawasan Pantai Pinagut, Kecamatan Kaidipang, Senin, 2 November 2026. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan kader dan simpatisan PKB dari enam kecamatan se-Boltara.

Tampak hadir Ketua DPC PKB Boltara Donal Lamunte beserta jajaran pengurus DPC, seluruh Ketua dan Pengurus DPAC, Banom PKB, serta Ketua DPW PKB Provinsi Sulawesi Utara *Yusra Alhabsyi, SE.,M.Si., yang juga Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong).

Dalam sambutannya, Donal Lamunte menegaskan, pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal kebangkitan PKB di Boltara. Ia mengakui, PKB Boltara saat ini memiliki modal politik yang kuat dengan *dua kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boltara.

“Dua kursi di DPRD adalah amanah besar dari rakyat Boltara. Ini modal kita untuk terus bekerja. Pengurus DPC dan DPAC 2026-2031 yang hari ini dikukuhkan harus menjadi mesin penggerak partai sampai ke tingkat ranting dan anak ranting,” ujar Donal.

Ia menambahkan, orientasi politik ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, ideologi, dan strategi perjuangan partai dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sulut, Yusra Alhabsyi, SE.,M.Si., dalam sambutan politiknya yang memukau menyoroti fenomena serius yang tengah dihadapi partai politik di Indonesia.

Menurut Yusra, saat ini terjadi krisis kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Masyarakat cenderung apatis dan menilai parpol hanya hadir saat pemilu saja.

“Krisis kepercayaan ini nyata. Rakyat sudah lelah dengan janji-janji politik yang tidak ditepati. Ini harus kita jawab. Tidak bisa dengan politik transaksional, tapi harus dengan membangun kembali kepercayaan publik melalui pendekatan moral atau *politik moral*,” tegas Yusra.

Bupati Bolmong itu menjelaskan, konsep politik moral yang diusung PKB adalah politik yang berlandaskan kejujuran, keikhlasan, keberpihakan pada rakyat kecil, serta nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah yang menjadi jati diri PKB.

“PKB tidak boleh berpolitik dengan menyakiti rakyat. PKB harus hadir saat rakyat susah, bukan hanya saat butuh suara. Jika kita ingin PKB Boltara dari dua kursi menjadi empat, lima, bahkan menjadi pimpinan DPRD, maka kuncinya adalah politik moral. Jujur, melayani, dan tidak mengkhianati rakyat,” lanjutnya.

Yusra juga menginstruksikan kepada seluruh pengurus DPC dan DPAC yang baru dikukuhkan untuk segera melakukan konsolidasi struktur hingga ke desa-desa, merekrut kader militan, dan memperkuat kerja-kerja kerakyatan.

“DPAC adalah ujung tombak partai. Kalian yang setiap hari bertemu rakyat. Tunjukkan bahwa PKB itu partainya wong cilik, partainya nahdliyin, partainya rakyat Boltara,” tutup Yusra.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan resmi pengurus DPC dan DPAC PKB Boltara periode 2026-2031 dan ditutup dengan doa bersama untuk kejayaan PKB di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.