Bupati Thungari Tegaskan Karier ASN Harus Berdasarkan Kompetensi, Bukan Kedekatan

by -37 Views

TAHUNA, manadolive.co.id — Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menegaskan pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe harus dilakukan secara objektif dengan mengedepankan kompetensi, potensi, kinerja, serta kebutuhan organisasi.

Penegasan itu disampaikan Thungari saat memimpin Apel Kerja Bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe di Lapangan Gelora Santiago, Senin (1/9/2026).

Dalam arahannya, Thungari meminta agar tidak ada lagi ASN yang kehilangan kesempatan untuk berkembang hanya karena persoalan kedekatan dengan pimpinan ataupun tidak pandai mencari perhatian.

Menurutnya, penerapan manajemen talenta menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi yang profesional. Setiap ASN harus diberikan ruang untuk berkembang sesuai kemampuan, potensi, serta kebutuhan organisasi.

“Jangan ada lagi ASN yang tidak terlihat karena tidak disukai pimpinan, maupun tidak pintar mencari muka,” tegas Thungari.

Ia menekankan, penilaian terhadap ASN tidak boleh didasarkan pada faktor subjektif. Kompetensi, potensi dan kinerja harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan penempatan maupun pengembangan karier aparatur.

Thungari mengatakan, pemerintah daerah membutuhkan ASN yang bekerja berdasarkan tugas dan tanggung jawab, bukan sekadar mengejar pengakuan dari pimpinan.

Selain persoalan manajemen ASN, Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran bahwa keberhasilan pemerintahan tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan maupun besarnya anggaran yang terserap.

Menurutnya, ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah hasil kerja dan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari berapa banyaknya kegiatan yang dilaksanakan atau besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari seberapa besar hasil dan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, Thungari meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing. Evaluasi tersebut harus diikuti dengan pembenahan, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar-OPD. Menurutnya, kompleksitas persoalan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu perangkat daerah secara sendiri-sendiri.

“Mari kita melakukan evaluasi, pembenahan, inovasi, dan kolaborasi karena pada prinsipnya tidak akan ada OPD yang mampu bekerja sendiri,” katanya.

Thungari menegaskan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran. Karena itu, setiap ASN memiliki peran penting dalam menentukan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah keberhasilan kita semua. Selamat bekerja dan terus berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.