Bupati Sangihe Sampaikan Permohonan Maaf, Pastikan Penanganan Bencana Tetap Terkendali Meski Bertugas di Luar Daerah

by -187 Views

Tahuna, Manadolive.co.id – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena tidak dapat berada langsung di lokasi saat bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Rabu (22/7/2026). Saat bencana terjadi, Bupati bersama Wakil Bupati sedang melaksanakan tugas kedinasan di luar daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, menjelaskan bahwa meskipun berada di luar daerah, Bupati dan Wakil Bupati tetap memantau perkembangan situasi serta mengendalikan penanganan bencana melalui koordinasi intensif dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait.

“Pemerintah daerah tetap bekerja. Kami terus memberikan arahan dan berkoordinasi dengan dinas teknis serta instansi terkait agar penanganan masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” demikian pernyataan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang disampaikan melalui Kepala Dinas Kominfo.

Ronald Lumiu menjelaskan, selama 22–24 Juli 2026 Bupati mengikuti sejumlah agenda strategis pemerintah di luar daerah. Salah satunya menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Persons of Filipino Descent (PFDs) di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado atas undangan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Selain itu, Bupati juga dijadwalkan membuka Bimbingan Teknis Pendampingan Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Penilaian Autentik bagi jenjang Sekolah Dasar Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara di Pineleng, Kabupaten Minahasa.

Sementara itu, Wakil Bupati menghadiri Bimbingan Teknis Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) yang digelar pada 22–24 Juli 2026 di Planet Holiday Hotel and Residence, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut diikuti para wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia sebagai upaya memperkuat sinergi pembangunan nasional dan tata kelola pemerintahan daerah.

Di tengah pelaksanaan agenda kedinasan tersebut, Kabupaten Kepulauan Sangihe dilanda bencana hidrometeorologi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan penanganan darurat tetap berjalan. Seluruh perangkat daerah terkait bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta pemerintah kampung bergerak melakukan pendataan, evakuasi, penanganan darurat, dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan, serta mengikuti setiap arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.