Warga Tutup Akses Jalan di Tahuna Barat, Tuntut Janji Pengaspalan

by -126 Views

Tahuna Manadolive.co.idv— Sejumlah warga Kelurahan Kolongan Beha dan Kelurahan Kolongan Beha Baru, Kecamatan Tahuna Barat, Kabupaten Kepulauan Sangihe, melakukan aksi penutupan akses jalan raya, Selasa (7/4/2026) .

Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 WITA di ruas jalan simpang tiga Kantor Kelurahan Kolongan Beha menuju Kelurahan Kolongan Beha Baru.

Penutupan jalan dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat terhadap pihak CV Anugerah Dinasty Sakti yang dinilai belum merealisasikan janji pengaspalan jalan di wilayah tersebut.

Warga menuntut agar perusahaan segera melaksanakan pengaspalan jalan dari simpang tiga Kantor Kelurahan Kolongan Beha hingga ke depan kantor CV Anugerah Dinasty Sakti.

Tak lama setelah aksi berlangsung, pemerintah kelurahan bersama aparat keamanan langsung memfasilitasi pertemuan dengan koordinator aksi, Adri Doliap.

Pertemuan awal digelar di halaman Kantor Kelurahan Kolongan Beha sekitar pukul 08.05 WITA, yang menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan dialog bersama pihak perusahaan.

Pertemuan lanjutan kemudian dilaksanakan pukul 09.00 WITA di Kantor Kelurahan Kolongan Beha Baru, melibatkan unsur pemerintah, kepolisian, TNI, perwakilan perusahaan, serta tokoh masyarakat.

Dalam dialog tersebut, warga kembali menegaskan tuntutan kepastian waktu pelaksanaan pengaspalan.

Menanggapi hal itu, Direktur CV Anugerah Dinasty Sakti, Julius Rainga, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti pekerjaan tersebut.
“Pengaspalan direncanakan segera dilaksanakan, dengan terlebih dahulu dilakukan pengukuran dan persiapan teknis di lapangan,” ujarnya.

Pihak perusahaan melalui bagian lapangan juga menyebutkan bahwa proses pemanasan aspal membutuhkan waktu dua hingga tiga hari, dan jika tidak ada kendala, pekerjaan dapat dimulai dalam waktu dekat.

Hasil pertemuan menyepakati bahwa pengaspalan jalan dari simpang tiga Kantor Kelurahan Kolongan Beha hingga depan kantor CV Anugerah Dinasty Sakti akan dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026.

Seiring tercapainya kesepakatan tersebut, warga akhirnya membuka kembali akses jalan yang sebelumnya ditutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.