Tahuna Manadolive .co.id — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengikuti kegiatan Zoom Panen Raya dan syukuran Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia yang dipusatkan secara nasional di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Penyuluhan Pertanian Manente, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., ketua pengadilan negeri Tahuna Sigit Triatmodjo,SH.MH Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe Frangky Nantingkase,kadis Ketahanan Pangan Reitje Tamboto , Kepala Bulog Cristian Prasetya, Pasi Ter Kodim 1301/Sangihe Kapten Selsius Wangka yang mewakili Dandim, Kabag Ren Sangihe AKP Juknais Katiandagho, Kabag SDM Polres Sangihe AKP Anderson Rahotan, Kasi Propam IPDA Jefri Mandagi, para Babinsa, serta penyuluh pertanian.
Kepala Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe, David Pananggung, S.Pt., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari syukuran nasional atas keberhasilan swasembada pangan, khususnya komoditas padi, pada tahun 2024 hingga 2025.
“Secara nasional, kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Ngawi dan dihadiri langsung oleh Presiden RI serta Menteri Pertanian. Sementara itu, pemerintah daerah di seluruh Indonesia melaksanakan syukuran secara serentak melalui Zoom,” ujarnya.
David mengungkapkan bahwa untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, produksi beras saat ini belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan masyarakat. Namun, dari sisi potensi lahan, Sangihe dinilai mampu untuk memenuhi kebutuhan beras secara mandiri apabila seluruh lahan sawah dikelola secara optimal.
“Luas lahan sawah kita kurang lebih 90 hektare. Jika dikelola secara maksimal dan berkelanjutan, kebutuhan beras daerah sebenarnya dapat terpenuhi, sehingga ketergantungan dari daerah lain bisa diminimalisir,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sesuai arahan Presiden RI dan Menteri Pertanian, pemerintah daerah bersama para penyuluh pertanian lapangan (PPL) akan memperkuat program swasembada pangan, terutama pada komoditas padi dan jagung. Sejumlah lahan potensial telah diidentifikasi untuk kembali dibuka dan dioptimalkan.
“Mulai tahun ini, kami akan kembali turun ke lapangan untuk membenahi lahan sawah yang belum tergarap maksimal. Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta sinergi TNI dan Polri,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmennya untuk mendukung program swasembada pangan nasional dan mendorong peningkatan produksi pertanian lokal demi ketahanan pangan daerah. ( gustaf)







