Bitung,MANADOLIVE.CO.ID- Kapal Negara Patroli (KN Pasatimpo) yang membawa sebanyak 96 orang penumpang korban erupsi Gunung Ruang yang terjadi di Kecamatan Tagulandang Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, sandar di Dermaga Pelabuhan Bitung, Kamis 18/04/2024 sekitar pukul 22.05 WITA.
Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri bersama General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Bitung, Ramdan Affan Kiaidemak beserta jajaran dan juga instansi terkait lainnya turut hadir dan ikut serta dalam proses evakuasi korban erupsi Gunung Ruang tersebut.
Ramdan mengatakan bahwa pihaknya selaku penyedia pelayanan jasa kepelabuhanan turut prihatin dengan kejadian erupsi Gunung Ruang yang terjadi di Kabupaten Sitaro.

“Bersyukur di antara 96 orang penumpang yang turun, mereka berada dalam keadaan
sehat walafiat walaupun kondisi mereka agak kelelahan, apalagi kebanyakan penumpang adalah lansia dan anak-anak,” ujarnya.
Menurut Ramdan, sebanyak 96 orang penumpang tersebut, kurang lebih sekitar 30 orang langsung dijemput keluarganya masing-masing dan selebihnya tidak memiliki keluarga di Kota Bitung sehingga dibawa ke Balai Latihan Kerja Provinsi Sulut yang ada di Kota Bitung dan nantinya akan di data oleh Dinas Sosial Kota Bitung.
Dikutip dari beberapa media online, Gunung Ruang meletus pada Rabu 17/04/2024 sekitar pukul 01.08 WITA dan menyebabkan sebagian sisi barat Pulau Tagulandang, Sulawesi Utara, mengalami hujan batu kerikil serta hujan pasir.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meminta masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ruang untuk tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif.
Hal tersebut menyusul erupsi Gunung Ruang yang statusnya kini menjadi level IV atau AWAS.
Ketua Tim Kerja Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, Heruningtyas membeberkan, erupsi gunung api yang terletak di Kecamatan Tagulandang Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, ini berulang kali terjadi dalam sejarah dan tercatat sejak tahun 1808.
Adapun bahaya utama dari erupsi Gunung Ruang adalah awan panas dan aliran lava yang dapat melanda seluruh pulau.
Sedangkan bahaya terhadap pulau di sekitarnya yang berdekatan dapat berupa jatuhan bom vulkanik, lapili sampai abu yang mungkin masih panas. Namun bahaya lahar hanya terbatas di Pulau Ruang saja.
Dalam perkembangan terbaru, PVMBG mencatat pergerakan erupsi Gunung Ruang masih akan terjadi lantaran aktivitas kegempaan belum stabil dan berdasarkan laporan di lapangan masih terjadi hujan abu serta endapan awan panas di area sekitar gunung. Heruningtyas menyebut bahwa erupsi Gunung Ruang yang terjadi pada Rabu 17/04/2024 sekitar pukul 20:15 wita.
Sementara itu GM Pelindo Regional 4 Bitung berharap agar bencana tersebut segera berlalu serta bagi mereka yang tertimpa musibah selalu diberi kekuatan dan kebesaran hati untuk menerimanya dengan ikhlas dan tabah.Guls









