BITUNG, MANADOLIVE.CO.ID- Bertempat di Istana negara Rabu 13 Januari 2021 pagi, Presiden Jokowi mengawali vaksinasi Sinovac Covid 19 bersama sejumlah pejabat negara dan tokoh publik.
Menurut Jokowi dengan adanya vaksin tersebut pasien makin menurun, pelayanan tenaga kesehatan lebih merasakan kenyamanan serta masyarakat kembali beraktivitas normal.
Sementara di kota Bitung sendiri,Kadis Kesehatan dr.Jeaneste Watuna mengungkapkan bahwa tenaga kesehatan adalah prioritas utama menjalani vaksin Covid 19.
Sedangkan waktu penyuntikan dia mengatakan masih menunggu petunjuk dari Dinas Kesehatan provinsi Sulut.
Adapun kebutuhan pertama di kota Bitung sebanyak 996 vaksin terdiri dari Dokter umum 53 orang,Dokter spesialis 2 orang,Dokter Gigi 11 orang,Perawat 151 orang,Perawat gigi 21 orang,Bidan 91 orang,Apoteker 8 orang,Kesehatan masyarakat 17 orang,Kesehatan lingkungan 25 orang,Tenaga teknis kefarmasian 14 orang,Tenaga Gizi 20 orang,Analis Kesehatan 1 orang,
Tenaga Elektromedis 3 orang,Fisioterapi 2 orang dan
Tenaga lainnya 16 orang.
RSUD Bitung terdiri dari Dokter umum 10 orang,Dokter spesialis 9 orang,Dokter Gigi 1 orang,Perawat 72 orang,Perawat gigi 3 orang,
Bidan 7 orang,Apoteker 12 orang,
Kesehatan masyarakat 19 orang,
Kesehatan lingkungan 17 orang,
Tenaga teknis kefarmasian 21 orang,Tenaga Gizi 38 orang
Analis Kesehatan 1 orang,Tenaga Elektromedis 3 orang,Fisioterapi 2 orang dan Tenaga lainnya 16 orang.
Rumkital dr.Wahyu Slamet terbagi
Dokter umum 5 orang,Dokter spesialis 5 orang,Dokter Gigi 1 orang,Perawat 56 orang,Perawat gigi 2 orang,Bidan 7 orang,Apoteker 1 orang,Kesehatan masyarakat 8 orang,Kesehatan lingkungan 12 orang,Tenaga teknis kefarmasian 6 orang,Tenaga Gizi 18 orang,Analis Kesehatan 1 orang,Tenaga Elektromedis 1 orang dan Tenaga lainnya 2 orang.
RS Budi Mulia terdiri Dokter umum 12 orang,Dokter spesialis 20 orang,
Dokter gigi 2 orang,Perawat 66 orang,Bidan 9 orang,Apoteker 5 orang,Kesehatan kemasyarakat 14 orang,Kesehatan lingkungan 21 orang,Tenaga teknis kefarmasian 25 orang,Tenaga gizi 46 orang,
Tenaga elektromedis 2 orang dan
Tenaga lainnya 2 orang.
Demikian Watuna meyakinkan seluruh tenaga kesehatan sudah siap menerima vaksinasi Covid 19.
Masih terkait vaksin Covid 19 perdana,Kadis Dikbud Bitung Julius Ondang menyatakan bahwa tenaga guru juga wajib menjadi prioritas utama pemberian vaksin.
Menurut dia di kondisi sekarang kebanyakan tenaga pendidik melaksanakan pembelajaran guru keliling di tempat kelompok belajar dengan tingkat penularan tinggi alias rawan kontak erat.
Dia pun berharap adanya keterwakilan PGRI dan guru pada vaksinasi Covid 19 perdana di Istana negara bisa dijadikan prioritas pemberian vaksin di daerah. (Red)







