Tahuna, Manadolive.co.id-Kepolisian Resor (Polres)Kepulauan Sangihe menggelar Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Periode 1 Januari 2026, Rabu (31/12/2025) pagi.
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman belakang Mapolres Kepulauan Sangihe dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., selaku Inspektur Upacara.
Upacara yang dimulai pukul 09.20 Wita itu diikuti oleh seluruh jajaran Polres Kepulauan Sangihe, pejabat utama Polres, para Kapolsek, personel BKO Sat Brimobda Polda Sulut, satuan fungsi Polres, Bhayangkari, serta unsur pendukung lainnya.
Sebanyak 35 personel Polri resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja selama menjalankan tugas kepolisian. Rinciannya, satu personel dari pangkat Iptu ke Ajun Komisaris Polisi (AKP), empat personel dari Ipda ke Iptu, empat personel dari Aipda ke Aiptu, sepuluh personel dari Bripka ke Aipda, lima personel dari Brigpol ke Bripka, empat personel dari Briptu ke Brigpol, serta tujuh personel dari Bripda ke Briptu.
Dalam Sambutannya , Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi pimpinan Polri kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, etos kerja tinggi, serta pengabdian yang tulus kepada organisasi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan status atau hak anggota, melainkan amanah dan tanggung jawab yang lebih besar yang harus dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, dan negara,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa dengan pangkat yang lebih tinggi, tuntutan kinerja, profesionalisme, integritas, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, baik kedinasan maupun kemasyarakatan, juga semakin meningkat. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan terus meningkatkan semangat, disiplin, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kapolres juga mengingatkan bahwa kenaikan pangkat merupakan salah satu bentuk kesejahteraan anggota, namun untuk meraihnya diperlukan perjuangan melalui pemenuhan persyaratan, penilaian sikap dan perilaku, serta prestasi kerja yang konsisten. ( gustaf)








