Pemkab dan Forkopimda Plus Mantapkan Kesiapsiagaan Hadapi Natal dan Tahun Baru

by -143 Views

MINAHASA, Manadolive.co.id
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) di Astoun Hill Desa Peleloan, Kecamatan Tondano Selatan, Senin (09/12).

Rakor dipimpin Bupati Minahasa Dr. Ir Rroyke Octavian Roring, MSi (ROR) dan ketua DPRD Glady Kandouw, SE serta dihadiri Kapolres AKBP Tommy Bambang Souissa, SIK, Kajari Minahasa Diky Octavia, SH, MH, Ketua Pengadilan Nova Loura Sasube, SH,MH, mewakili Dandim 1302 Minahasa dan mewakili Dandim 1309 Manado. Asisten I Drs Riviva Maringka, MSi, Asisten II Ir Wenny Talumewo, FKUB, FKDN, Dirut RSUD Tondano dr Nancy Mondong, Dirut PDAM Rendy Rompas, PLN beserta sejumlah Kadis dan Kaban

Tujuan Rapat Koordinasi malam ini ialah untuk mengkordinasikan, menyamakan persepsi, menyatukan langkah strategis yang diambil dalam menghadapi perayaan Natal dan menjelang Tahun Baru 2023.

“Berbagai hal dibahas dalam rakor ini. Yang pertama, kita berdoa kiranya terhindar dari cuaca ekstrim memasuki Nataru. Kedua, mengantisipasi berbagai hal, terutama menyangkut Kamtibmas atau gangguan-gangguan di masa ibadah malam natal dan tahun baru nanti. Berikut juga menyangkut stabilitas harga, kemudian soal aliran listrik termasuk air bersih nantinya, ” kata Bupati.

Bupati ROR dalam kesempatan itu, juga meminta pihak Polres Minahasa mendirikan pos-pos pelayanan masyarakat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Polres dan pos tersebut akan didirikan di sejumlah titik.


“Pertama di jalan Boulevard Tondano, kemudian di Kawangkoan, Langowan dan Tombariri. Jadi, ada 4 pos yang akan dibentuk Polres Minahasa ini, akan bekerja sama dengan semua instansi terkait termasuk Dinas Kesehatan,” ujar Bupati.

Bupati juga memastikan ketersediaan bahan pokok agar aman dan terkendali, harus diperhatikan Dinas Perdagangan Minahasa. Selain itu, ketersediaan gas LPG di pangkalan-pangkalan yang ada.

Poin-poin yang dibahas dalam rapat Forkopimda, selain pengmanan dan ketersediaan sembako, LPG. Juga masuk dalam pembahasan adalah knal pot racing roda dua, hingga warga yang mengantar jenazah ke pekuburan yang sering membuat masyarakat merasa kurang aman.

 

Minuman Keras (Miras) jenis cap tikus juga menjadi perhatian dalam rapat itu.
“Saya minta warung-warung yang menjual miras jenis cap tikus agar dibatasi, karena hal tersebut akan memicu terjadinya masalah. Meski tahun ini, angka kriminal berkurang sesuai laporan Kapolres tapi jika tidak diawasi, tentu angka tersebut akan meningkat. Jadi, berharap kepada kita semua supaya saling menjaga agar perayaan Nataru nanti boleh berjalan aman dan lancar,” harap bupati.(Juno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.