Mesin Pamboat Terbakar di Perairan Beeng Laut, Dua Nelayan Alami Luka Bakar Serius

by -13 Views

Tahuna, Manadolive.co.id – Kecelakaan laut berupa kebakaran mesin perahu terjadi di perairan Kampung Beeng Laut, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (8/1/2026). Insiden tersebut mengakibatkan dua orang nelayan mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan medis.

Kapolsek Tabukan Selatan, IPTU Budiyanto Salindeho, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 15.00 WITA. Saat itu, tiga nelayan setempat yang sedang melaut melihat sebuah perahu jenis pamboat (fuso) berwarna putih-biru dalam kondisi darurat. Salah satu awak perahu tampak melambaikan kain hitam sebagai tanda meminta pertolongan.

Saksi mata, Isak Lasaru, nelayan asal Kampung Palareng, mengatakan dirinya bersama dua rekannya segera mendekati pamboat tersebut. Setibanya di lokasi, mereka mendapati tiga orang berada di atas perahu, dua di antaranya dalam kondisi lemah akibat luka bakar pada bagian dada, perut, tangan, kaki, serta wajah.

“Melihat kondisi korban, kami langsung menghubungi Kapitalaung Batuwingkung dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Tabukan Selatan,” ujar Isak.

Atas petunjuk pihak kepolisian, dua korban luka bakar bersama satu rekannya dievakuasi ke Puskesmas Manalu di Kampung Bentung. Proses evakuasi dilakukan dengan cara menarik pamboat menggunakan perahu milik saksi dan tiba di daratan sekitar pukul 21.06 WITA.

Sementara itu, kapten pamboat, Rhandy Madera, warga General Santos City, Filipina, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi pada Minggu (4/1/2026) dini hari. Saat itu, dua anak buah kapal (ABK) hendak mengisi bahan bakar jenis pertalite ke tangki mesin dalam kondisi mesin masih menyala. Diduga bahan bakar tumpah dan mengenai knalpot sehingga memicu kebakaran.

“Api membakar mesin dan galon bahan bakar. Kami berusaha memadamkan api dengan menyiram air laut dan melemparkan pakaian basah ke mesin. Sekitar 10 menit kemudian api berhasil dipadamkan,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, dua ABK mengalami luka bakar serius, sementara sejumlah dokumen kapal ikut terbakar.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan barang-barang di atas pamboat berupa dua jeriken berisi pertalite, sepuluh jeriken kosong, satu unit mesin katinting, dan satu unit mesin alkon.

Kapolsek Tabukan Selatan bersama personel Koramil 1301-09 Tabukan Selatan telah melakukan evakuasi korban, pengamanan pamboat, serta pengumpulan bahan keterangan.

Kedua korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kecelakaan laut tersebut. ( gustaf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.